Danurwindo Ungkap Cara Indonesia Punya Pesepak Bola Profesional

Pelatih Primavera Baretti Danurwindo memberikan keterangan pers terkait laga Italian Legend vs Primavera Baretti Indonesia di Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (28/3). (Antara/Wahyu Putro A)

Arah -  Direktur Teknik Kelompok Usia Dini PSSI, yang juga Mantan pemain sepak bola Timnas Indonesia di akhir era 70-an, Danurwindo mengatakan untuk menjadi seorang pemain sepak bola? profesional tidak instan dan harus dengan pola pembinaan dari usia dini.

"Nggak ada lagi shortcut untuk bisa berprestasi, artinya kita harus lebih peduli ke pemain usia muda, sama coach education dan ada kompetisi untuk usia muda. Karena dari tiga hal itu kita bisa dapat pemain yang berkualitas" ungkap Danurwindo, ditemui di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, Kamis (8/6).

Pola pendidikan sepak bola sejak usia dini itu terlihat di Kabupaten Purwakarta, yang sangat konsen pada hal tersebut. Danurwindo pun menyebutkan, Pemerintah Purwakarta telah sejalan dengan PSSI.

Baca Juga: Salju Abadi di Puncak Jayawijaya Bakal Lenyap Pada Tahun 2020
Pengelola Masjid Istiqlal Resmi Tak Beri Izin Aksi Bela Ulama

"Kan PSSI telah mengadakan kompetisi untuk usia dini, artinya keterlibatan semua pihak harus ada, termasuk pemerintah daerah. Kalau hasilnya bagus, kenapa nggak," katanya.

Namun, akan percuma jika keterlibatan semua pihak itu tidak dibarengi dengan adanya pelatih dan kompetisi yang baik bagi para bibit pemain sepak bola di usia muda.

Mantan pelatih tim Persebaya ini mengapresiasi pencapaian-pencapaian yang diraih oleh tim pelajar sepakbola Purwakarta ASAD Jaya Perkasa yang lima muridnya terpilih masuk timnas Indonesia U-16.

Baca Juga: Salju Abadi di Puncak Jayawijaya Bakal Lenyap Pada Tahun 2020
Pengelola Masjid Istiqlal Resmi Tak Beri Izin Aksi Bela Ulama

"ASAD kita lihat kemarin ikut kompetisi TopSkor, artinya disitu ada binaan yang baik dan juga ada kompetisi," tambah Danu.

Seperti diketahui, Kelima pemain tersebut adalah Yadi Mulyadi, Sukrayatul Fajra, Hamzah Medari Lestaluhu, Ahludz Dzikri dan Pualam Bahari, yang merupakan hasil didikan murni dari ASAD Jaya Perkasa, yang langsung berada di bawah koordinasi Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Video Trending Pilihan Redaksi:

----

Berita Terkait

Keseruan Olahraga Bersama Ibnu Jamil dan Melanie Putria Keseruan Olahraga Bersama Ibnu Jamil dan Melanie Putria
Rekonstruksi Perampokan Pulomas, Polisi Gelar 75 Adegan Rekonstruksi Perampokan Pulomas, Polisi Gelar 75 Adegan
Akibat Ojek Online, Pejabat Malaysia Sebut Jakarta ‘Terbelakang’ Akibat Ojek Online, Pejabat Malaysia Sebut Jakarta ‘Terbelakang’

#Jakarta #Danurwindo #Sepak Bola Nasional #sepak bola #Sekolah Sepak Bola

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar