Jelang Arus Mudik, Dishub Lebak Cek Kelaikan Angkutan Umum

ilustrasi dishub sedang mengecek kelaikan angkutan umum jelang arus mudik lebaran (foto/antara/Nyoman Budhiana)

Arah - Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak segera mengecek kelaikan kondisi angkutan umum menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2017 guna mencegah kecelakaan lalu lintas.

"Pengecekan kelaikan armada angkutan umum, terutama bus. Kami memfokuskan di terminal," kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dihub) Kabupaten Lebak Safrudin di Lebak, Senin.

Petugas melakukan pengecekan kelaikan angkutan umum tersebut untuk mencegah terjadi kecelakaan.

Saat ini, tingkat kecelakaan lalu lintas masih tinggi sehingga dioptimalkan pengecekan angkutan umum.

Pengecekan angkutan umum itu menjadi skala prioritas untuk melayani penumpang pada arus mudik dan balik.

Selama pengecekan itu dinyatakan laik beroperasi maka angkutan tersebut dipasang stiker.

Namun, sebaliknya jika ditemukan angkutan umum yang tidak laik beroperasi maka ditarik dari operasional karena membahayakan keselamatan penumpang dan masyarakat.

Baca Juga: Selama Arus Mudik, Sopir 'Pocokan' Dilarang Beroperasi
Ini Dia Sejumlah Jalur Alternatif Saat Mudik Lebaran Nanti

Angkutan umum yang melayani masyarakat wajib dilakukan pengecekan mulai rem, spion, lampu sen dan lampu depan.

Pengecekan kendaraan atau uji KIR berdasarkan UU no 22 tahun 2009 dan PM 133 tahun 2015 tentang pengujian kendaraan bermotor.

"Kami akan berkoordinasi dengan organisasi angkutan darat (organda) dan kepolisian serta BNN untuk melakukan pengawasan terhadap armada angkutan umum juga pemeriksan urine sopir," katanya.

Koordinator Posko Pengamanan Lebaran Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak Dudung mengatakan pihaknya mengerahkan 60 petugas untuk pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2017.

Ke-60 petugas tersebut disebar di enam posko di antaranya Stasiun Rangkasbitung, Terminal Mandala, Jalan Sunankalijaga, Jalan Hardiwinangun, Jalan Multatuli dan Jalur Citeras.

Setiap posko dilibatkan 10 petugas dengan beberapa instansi lain, seperti Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pramuka, dan Palang Merah Indonesia.

Posko itu buka selama 24 jam untuk memberikan pengamanan, kelancaran lalu lintas dan pelayanan kesehatan.

Kehadiran posko tersebut diharapkan dapat memberi keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik.

"Kami akan bekerja keras untuk memberikan pengamanan dan kenyamanan kepada pemudik," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Maman Sukirman mengatakan pihaknya siap memberikan pengobatan gratis bagi pemudik.

Posko kesehatan juga dilengkapi obat-obatan, mobil ambulans dan peralatan tabung gas untuk memberikan pertolongan bagi pasien darurat.

Apabila ditemukan pasien darurat akibat penyakit akut maupun kecelakaan pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan rumah sakit rujukan.

Kedua rumah sakit rujukan itu antara lain RSUD Adjidarmo Rangkasbitung dan RS Misi.

Petugas diberlakukan piket di posko kesehatan bergantian antara tujuh sampai 10 orang dan mereka terdiri dari dokter dan para medis.

"Kami berkomitmen mengutamakan pelayanan kesehatan bagi pemudik agar lekas sembuh dan bisa kembali ke kampung halamanya dengan sehat dan selamat," katanya. seperti dikutip dari antara

Video Trending Pilihan Redaksi

Berita Terkait

Dishub Jabar Siapkan Ratusan Bus Untuk Pemudik Dishub Jabar Siapkan Ratusan Bus Untuk Pemudik
Ini Dia Sejumlah Jalur Alternatif Saat Mudik Lebaran Nanti Ini Dia Sejumlah Jalur Alternatif Saat Mudik Lebaran Nanti
Jelang Idul Fitri, Jokowi Minta Aparat Waspadai Ancaman Terorisme Jelang Idul Fitri, Jokowi Minta Aparat Waspadai Ancaman Terorisme

#Jakarta #bulan ramadhan #Arus Mudik #Dishub #angkutan umum #Cek Kelaikan

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar