Mendikbud Akan Hapus Pelajaran Agama

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy ketika berswafoto bersama siswa-siswi SMP. (Instagram muhadjir_effendy)

Arah -Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyatakan akan menghapus pendidikan agama di sekolah dan menggantinya dengan pendidikan di Madrasah Diniyah, Masjid, Pura, atau Gereja.

"Sekolah lima hari tidak sepenuhnya berada di sekolah. Siswa hanya beberapa jam di dalam kelas dan sisanya di luar kelas," ujar Muhadjir dalam raker Komisi X DPR, di Jakarta, Selasa.

Sekolah dapat mengajak siswa belajar di masjid, madrasah maupun rumah ibadah ataupun mendatangkan guru madrasah ke sekolah.

Menurut dia, jika sudah dapat pelajaran agama di luar kelas, otomatis siswa tidak perlu lagi dapat pendidikan agama di dalam kelas.

Pihak Kemdikbud akan mengatur teknis agar pendidikan agama yang didapat di luar kelas atau sekolah itu disinkronkan dengan kurikulum.

[baca_juga]

Meski demikian, dia menegaskan bahwa pelaksanaan sekolah lima hari itu tidak wajib dilaksanakan seluruh sekolah. Hanya sekolah yang siap, bisa melaksanakannya.

Muhadjir menjelaskan, sekolah lima hari akan diberlakukan mulai tahun ajaran baru 2017/2018. Ada sekitar 9.830 sekolah yang akan melaksanakannya.seperti dikutip dari antara

Sedangkan untuk peraturannya, mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini menegaskan, Permendikbud Hari Sekolah belum wajib dilaksanakan tahun ini. Pelaksanaannya bertahap menunggu seluruh sekolah siap.

Video Trending Pilihan Redaksi

Berita Terkait

Mendikbud: Kejujuran adalah Modal Masa Depan Bangsa Mendikbud: Kejujuran adalah Modal Masa Depan Bangsa
Hore! 10.000 Buku Buat Daerah 3T dari Kemdikbud Hore! 10.000 Buku Buat Daerah 3T dari Kemdikbud
Ujian Nasional, Mendikbud: Guru-guru Jangan Berikan Contekan Ujian Nasional, Mendikbud: Guru-guru Jangan Berikan Contekan

#Jakarta #Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan #Mendikbud #Muhadjir Effendy #Pelajaran Agama

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar