Negara-negara Afrika Tertarik Sistem Politik Indonesia

Delegasi National Defense College dari negara-negara Afrika yang tertarik dengan sistem politik Indonesia (foto/dpr.go.id)

Arah -Kepala Badan Keahlian Dewan (BKD) Johnson Rajagukguk mengatakan negara-negara Afrika yang tergabung dalam "National Defense College" tertarik dengan sistem politik dan parlemen di Indonesia.

"Indonesia sebagai negara yang wilayah geografisnya sangat luas dan penduduknya heteron tapi dapat menerapkan sistem demokrasi dengan baik. Indonesia dapat disebut sebagai negara demokrasi terbesar di dunia," kata Johnson Rajagukguk, usai menerima Delegasi National Defense College dari negara-negara Afrika, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa.

Baca Juga: Ini Candaan Ahok Saat Megawati Bertemu Presiden Afrika
Terungkap, Ini yang Dibahas Megawati dan Presiden Afrika
Puji Presiden Afrika Selatan, Ahok: Sudah 75 Tahun Masih Gagah

Delegasi National Defense College sebanyak 15 orang dan berasal dari lima negara yakni, Tanzania, Afrika Selatan, Boswana, Zimbabwe, dan Ruwanda.

Menurut Johson, Delegasi National Defense College menyatakan tertarik ingin mempelajari sistem politik dan sistem parlemen di Indonesia.

"Pada dialog dengan Delegasi National Defense College, saya menjelaskan semua bagaimana impelementasi dari sistem demokrasi di Indonesia serta sistem parlemen di Indonesia," tutur Johnson.

Baca Juga: Ini Candaan Ahok Saat Megawati Bertemu Presiden Afrika
Terungkap, Ini yang Dibahas Megawati dan Presiden Afrika
Puji Presiden Afrika Selatan, Ahok: Sudah 75 Tahun Masih Gagah

Johnson menambahkan, wilayah geografis Indonesia yang sangat luas dan terdiri dari pulau-pulau, juga menarik perhatian Delegasi National Defense College untuk mempelajarinya.

Delegasi National Defense College juga tertarik dengan jabatan-jabatan publik di Indonesia yang dipilih secara langsung.

Menurut Johnson, sistem kerja di DPR RI juga tak luput ditanyakan anggota delegasi, mulai dari sistem keterwakilan partai, keterwakilan perempuan, dan dana partai.

"Mereka sangat antusias mempelajari sistem parlemen di Indonesia," ujarnya.

Video Trending Pilihan Redaksi

Berita Terkait

Langsung Orasi Usai Diperiksa, Gema Takbir Iringi Habib Rizieq Langsung Orasi Usai Diperiksa, Gema Takbir Iringi Habib Rizieq
Ngetwitt Lagi, SBY Serang Penyebar 'Hoax' yang Kian Merajalela Ngetwitt Lagi, SBY Serang Penyebar 'Hoax' yang Kian Merajalela
Indonesia-Kuba Peringati 57 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Kuba Peringati 57 Tahun Hubungan Diplomatik

#Jakarta #Afrika #Politik Indonesia #Badan Keahlian Dewan (BKD)

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar