MUI: Mie Mengandung Babi Itu Haram!

Mie instan (shutterstock)

Arah - Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM) menarik produksi mie Samyang U-Dong dan Kimchi impor dari Korea Selatan lantaran dinyatakan positif mengandung fragmen babi.

Hal itu sejalan dengan Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam yang menyatakan bahwa produk tersebut haram dan tidak boleh beredar di pasar Indonesia.

"Makanan yang mengandung babi dan turunannya haram di konsumsi, makanya setiap makanan harus bersertifikasi MUI," kata Niam kepada Arah.com di Jakarta, Minggu (18/6).

Baca Juga: Waspada! BPOM Temukan Produk Mie yang Mengandung Babi
Waspada! Bahaya Mie Kuning Formalin Menyebabkan Kanker

Niam menjelaskan, bahwa makanan yang mengandung fragmen babi haram dan pemerintah dalam hal ini harus melindungi umat muslim yang merupakan konsumen terbesar di Indonesia.

"Iya haram, harus di tarik untuk menjaga konsumen muslim," ungkapnya.

Selain itu, menurutnya setiap makanan yang beredar di Indonesia harus bersertifikasi halal melalui uji Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik (LPPOM MUI).

Lebih lanjut, Niam menuturkan dalam hal ini pemerintah harus bertanggung jawab melindungi konsumen dari produk kehalalannya.

"Pemerintah punya tanggung jawab melindungi konsumen untuk memakan produk halal," tandas Niam. (Muhamad Ridwan)

Video Trending Pilihan Redaksi

Berita Terkait

Gejolak Kebijakan Trump Khawatirkan Pemerintah RI Gejolak Kebijakan Trump Khawatirkan Pemerintah RI
Pasar Senen Kebakaran, Puluhan Mobil Pemadam Dikerahkan Pasar Senen Kebakaran, Puluhan Mobil Pemadam Dikerahkan
Jelang Debat Cagub DKI, Ini yang Jadi Fokus Anies Baswedan Jelang Debat Cagub DKI, Ini yang Jadi Fokus Anies Baswedan

#Jakarta #mie instan #Mi Mengandung Babi #Haram

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar