Ketatnya Pengawasan Suara untuk 'Beringin 1'

Pemilik hak suara pada pemilihan Ketua Umum Partai Golkar di arena Munaslub, measukkan kertas suara pada Selasa (17/5). Proses pemberian suara pada sesi ini berjalan dengan pengawasan ketat, untuk mencegah kekisruhan. Di antaranya, pemilik hak suara harus men-scan kartu identitas di pemindai berbasis komputer. (Foto: arah.com)

Arah -  Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar, yang menjadi puncak acara Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) partai beringin, dilakukan Selasa (17/5) dinihari. Proses ini dimulai dengan melewati rapat-rapat panjang diwarnai hujan interupsi, serta proses verifikasi yang rumit.

"Ini supaya semuanya jelas. Nanti tidak ada kericuhan saat penghitungan dan penetapan hasil pemungutan suara," ujar Ketua Sidang Paripurna Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar, Nurdin Halid, dari atas meja pimpinan sidang, Selasa (17/5).

Surat suara berisi gambar 8 kandidat ketua umum Partai Golkar, juga dicetak berwarna. Hal ini untuk menyulitkan penggandaan seketika. "Ini setiap surat suara ada stempel dan tanda tangan saya. Tanda tangan saya ini susah dipalsukan. Ini surat suara yang sah," lanjut Nurdin.


Panitia memeriksa pemilik hak suara pada pemilihan Ketua Umum Partai Golkar di arena Munaslub, sebelum memberikan hak suaranya pada Selasa (17/5). Proses pemberian suara pada sesi ini berjalan dengan pengawasan ketat, untuk mencegah kekisruhan. Di antaranya, pemilik hak suara harus men-scan kartu identitas di pemindai berbasis komputer. (Foto: arah.com)

Pemilih menggunakan hak suaranya, dengan melingkari nomor salah satu dari 8 kandidat tersebut. Untuk mencegah penggunaan hak suara oleh pihak yang tidak berhak, panitia Munaslub memanggil pemilik hak suara dengan menyebutkan nama dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) asalnya.

Demikian ketatnya proses verifikasi pemungutan suara, panitia menggeledah pemilik suara sebelum mereka menggunakan hak pilihnya. Setelah itu, pemilik hak suara harus menempelkan kartu identitas kepesertaan Munaslub (ID Card) ke pemindai komputer. Hal ini untuk memastikan kesesuaian ID Card dengan pemegangnya.

Berita Terkait

Caketum Sesalkan, DPD Dukung Kandidat Sebelum Pemilihan Caketum Sesalkan, DPD Dukung Kandidat Sebelum Pemilihan
Airlangga Tolak Ketum Golkar Dipilih Aklamasi Airlangga Tolak Ketum Golkar Dipilih Aklamasi
Ini Janji Setya Novanto Kalau Jadi Ketum Golkar Ini Janji Setya Novanto Kalau Jadi Ketum Golkar

#Munaslub Golkar #Partai Golkar #Ketua Umum Partai Golkar #Calon Ketum Golkar #Aburizal Bakrie (Ical) #Setya Novanto #Ade Komarudin #Airlangga Hartarto #Mahyudin #Syahrul Yasin Limpo #Aziz Syamsuddin #indra bambang utoyo #Priyo Budi Santoso

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar