Akom Legowo, Sempurnakan Keunggulan Setnov

Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto (kanan) bergandeng tangan dengan Calon Ketua Umum Partai Golkar Ade Komarudin (dua kanan), Siti Hediati Hariyadi (dua kiri) dan Ketua Harian Partai Golkar MS Hidayat saat mendeklarasikan dukungan di Nusa Dua, Bali, Jumat (13/5). (Antara/Wira Suryanta)

Arah -  Setya Novanto terpilih sebagai ketua umum baru Partai Golkar, pada pemilihan yang berlangsung sejak Selasa (17/5) dinihari. Hasil ini tidak mengejutkan, mengingat Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR itu termasuk yang diunggulkan selain Ade Komarudin.

Dalam penghitungan suara hasil pemilihan, Setya Novanto meraih 277 suara dan Ade Komarudin meraih 173 suara. Dengan raihan suara tersebut, keduanya melampaui 30 persen dari total 560 suara yang diperebutkan. Sesuai tata tertib, maka Setnov dan Akom seharusnya maju ke pemilihan putaran kedua.

Namun seusai penghitungan, Ade Komarudin menyatakan mundur dari pemilihan. “Pak Setya Novanto lebih senior dari saya. Saya masih punya kesempatan untuk memimpin partai ini di waktu mendatang,” katanya di arena Munaslub, Selasa (17/5). Ketua DPR itu juga menilai Munaslub Partai Golkar kali ini berlangsung demokratis dan menjadi pembelajaran bagi semua kader.

Dengan sikap legowo Ade yang juga menjabat Ketua DPR, Munaslub pun mengesahkan hasil penghitungan suara dan menetapkan Setya Novanto sebagai ketua umum baru Partai Golkar. “Dengan ini saya nyatakan Setya Novanto sah sebagai Ketua Umum Partai Golkar,” ujar Ketua Sidang Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar, Nurdin Halid.

Berita Terkait

Ketatnya Pengawasan Suara untuk 'Beringin 1' Ketatnya Pengawasan Suara untuk 'Beringin 1'
Setya Novanto, Sosok Piawai Mengarungi Badai Setya Novanto, Sosok Piawai Mengarungi Badai
Caketum Sesalkan, DPD Dukung Kandidat Sebelum Pemilihan Caketum Sesalkan, DPD Dukung Kandidat Sebelum Pemilihan

#Munaslub Golkar #Partai Golkar #Ketua Umum Partai Golkar #Calon Ketum Golkar #Ade Komarudin #Setya Novanto

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar