Sulit Pulangkan Rizieq, Polisi: Hukum Disetiap Negara Berbeda

Habib Rizieq saat menjalankan ibadah Umrah di Mekkah (foto/arah/restu)

Arah - Terkait polemik kepulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ke Indonesia, polisi tiada henti-hentinya selalu mengingatkan pentolan FPI itu untuk kembali jika memang tidak bersalah atas kasus dugaan penyebaran konten pornografi.

"Saya selalu katakan sebaiknya kembali, klarifikasi, kalau emang enggak salah pasti enggak akan dihukum," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (21/6).

Kesulitan polisi untuk menangkap Rizieq, kata Setyo, dikarenakan adanya perbedaan aturan hukum di setiap negara dan itu menjadi salah satu faktor yang membuat polisi belum menangkap Habib Rizieq.

"Bukan enggak bisa, tapi ada aturan kita kan enggak dalam negeri. Di luar negeri enggak berdasarkan hukum di Indonesia, tapi hukum negara setempat. Kendalanya kan ada kendala lain," imbuhnya.

Baca Juga: Penuh Suka Cita, 7 Ribu Pemudik Gratis Diberangkatkan BRI
Rusia Tegaskan Sanksi Tak akan Pengaruhi Kebijakan Moskow

Selain itu, ketika disinggung soal Habib Rizieq yang kedatangan oleh beberapa tokoh, Setyo akan mencoba cari tahu ke penyidik terkait tokoh yang mendatangi Habib Rizieq ke Arab.

"Nanti cek ke penyidiknya dulu ya," tandasnya. (Restu)

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Blue Notice Jadi 'Senjata' Polisi untuk Tangkap Rizieq Shihab Blue Notice Jadi 'Senjata' Polisi untuk Tangkap Rizieq Shihab
Ini Rekayasa Lalin Hadapi 'Long March' Pendukung Rizieq Ini Rekayasa Lalin Hadapi 'Long March' Pendukung Rizieq
Lecehkan Bendera Negara, FPI Harus Rasakan Proses Hukum Lecehkan Bendera Negara, FPI Harus Rasakan Proses Hukum

#Jakarta #rizieq pulang #Rizieq Shihab #FPI Front Pembela Islam #kadiv humas polri

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar