Dinas Perdagangan Terus Memantau Mie Instan Mengandung Babi

Kepala BPOM Bengkulu Martin Suhendri (kiri) merazia mie instan impor di gudang penyimpanan logistik salah satu pusat perbelanjaan di Benngkulu, Senin (19/6). Razia makanan ini untuk mengantisipasi peredaran produk mie instan asal Korea yang diimpor oleh PT. Koin Bumi yang mana empat produknya telah terindentifikasi mengandung minyak babi yaitu Samyang Mie Instan U Dong, Nongshim, Samyang Kimchi dan Ottogi yeul Ramen. (foto/antara/ David Muharmansyah)

Arah -Dinas Perdagangan dan Pasar Bojonegoro, Jawa Timur, menerjunkan tim untuk memantau penjualan mi instan produk Korea Selatan di sejumlah pasar swalayan yang dilaporkan mengandung ekstrak babi agar ditarik dari peredaran.

"Kami menerjunkan tim untuk memantau beredarnya mi instan yang mengandung ekstrak babi di sejumlah toko swalayan sejak beberapa hari ini," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Bojonegoro Basuki, di Bojonegoro, Rabu.

Dari hasil pantauan tim, menurut dia, di sejumlah toko swalayan besar di daerahnya sudah tidak ada produk mi instan asal Korea selatan itu, apalagi di pasar tradisional.

"Tapi di semua pasar swalayan kecil waralaba di Bojonegoro masih menjual bebas mi instan produk Korea itu," katanya.

Baca Juga: Waspada! BPOM Temukan Produk Mie yang Mengandung Babi
MUI: Mie Mengandung Babi Itu Haram!
Ini Tanggapan Sandiaga Uno Mie Instan Korea Mengandung Babi

Menghadapi temuan itu, pihaknya langsung memberikan surat kepada pasar swalayan kecil yang masih menjual bebas mi instan itu untuk segera ditarik dari peredaran, sebab di mie instan itu tidak tertulis label halal.

"Tim juga terus melakukan pemantauan terkait penarikan mi instan itu dari peredaran," ucapnya menegaskan.

Di dalam surat yang disampaikan kepada toko swalayan kecil itu, tidak disebutkan batas waktu penarikan mi instans dari peredaran.

"Ya penarikan harus dilakukan segera. Tim akan terus memantau dengan mendatangi pasar swalayan waralaba untuk memastikan mi instan itu tidak lagi beredar di pasaran," ujarnya kepada Antara

Ia menambahkan masyarakat sekarang sudah tahu langkah yang harus dilakukan setelah mendengar pemberitaan terkait produk yang mengandung ekstrak babi itu.

"Antisipasinya ya tetap mi instan itu harus ditarik dari peredaran," tandasnya.

Sebelum itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencabut nomor izin edar empat jenis mi instan asal Korea Selatan yang diketahui positif mengandung babi.

Keempat produk mengandung babi tersebut, yaitu Mi Instan Samyang rasa U-Dong, Mi Instan Samyang rasa Kimchi, Mi Instan Nongshim varian Shin Ramyun Black, dan Mi Instan Ottogi varian Yeul Ramen. Keempat produk ini diimpor oleh PT Koin Bumi.

Video Trending Pilihan Redaksi

Berita Terkait

Soal Mie Samyang Haram, Ini Kata Fadli Zon Soal Mie Samyang Haram, Ini Kata Fadli Zon
Soal Mi Mengandung Babi, MUI Apresiasi Langkah BPOM Soal Mi Mengandung Babi, MUI Apresiasi Langkah BPOM
Dinas Perdagangan Madiun Temukan Mie Tanpa Label Halal Dinas Perdagangan Madiun Temukan Mie Tanpa Label Halal

#Jakarta #mie mengandung babi #mie instan #kuliner korea #Haram #Dinas Perdagangan

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar