Yusril Sarankan Jokowi Hapus Tuntutan yang Jerat Rizieq Shihab

Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Dok.Arah.com/ Restu)

Arah - Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menyarankan Presiden Joko Widodo mengambil langkah abolisi atau hak yang dimiliki kepala negara yang berhak untuk menghapuskan dan menghentikan hak tuntutan pidana (pasal 1 angka 1 UU No 22 Tahun 2002) terhadap kasus hukum yang menjerat pimpinan FPI Rizieq Shihab terkait kasus dugaan penyebaran konten pornografi.

Adapun hak abolisi diberikan dengan memperhatikan pertimbangan DPR (Pasal 14 ayat (2) UUD 1945).

"Jadi sebenarnya ada pilihan SP3 atau pilihan deponering dan abolisi. Saya berpendapat bahwa sebenarnya abolisi merupakan cara yang paling baik dilakukan," ujar Yusril di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Rabu (21/6).

Baca Juga: Kapolri Jamin Kesiapan Keamanan dan Antisipasi Kemacetan Mudik
Lebaran Makin Dekat, Perajin Parsel Kebanjiran Orderan

Menurutnya, abolisi merupakan jalan terbaik lantaran tidak mengkambinghitamkan siapapun dalam kasus pornografi yang dituduhkan kepada Rizieq.

"Kalau SP3 berarti Polri salah tangkap karena alat bukti tidak cukup. Tapi kalau abolisi, Polri berkeyakinan alat bukti cukup tapi Presiden punya kebesaran jiwa tidak melakukan penuntutan terhadap mereka, malah keluarkan abolisi," jelasnya.

Yusril menuturkan, setelah Presiden mengeluarkan abolisi, barulah dilakukan proses rekonsiliasi antara kubu Rizieq dengan pemerintah.

"Jadi tahapannya tidak sekaligus rekonsiliasi," tuturnya.

Yusril menambahkan, apabila saran tersebut tidak digubris pemerintah, baginya tak masalah. Namun, dia tak bertanggung jawab bila kemudian terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab, Yusril menganggap apa yang dilakukan olehnya untuk kesatuan dan persatuan bangsa.

"Kalau pemerintah tidak mau kan bukan tanggung jawab saya kalau terjadi apa di kemudian hari," tukasnya. (Restu)

Video trending pilihan redaksi:

----

Berita Terkait

Cium Aroma Adu Domba, Rizieq Sebut Umat Islam Difitnah Anti NKRI Cium Aroma Adu Domba, Rizieq Sebut Umat Islam Difitnah Anti NKRI
Rizieq Dilabeli Status Tersangka, Polri: Tinggal Nunggu Waktu! Rizieq Dilabeli Status Tersangka, Polri: Tinggal Nunggu Waktu!
Lecehkan Bendera Negara, FPI Harus Rasakan Proses Hukum Lecehkan Bendera Negara, FPI Harus Rasakan Proses Hukum

#Jakarta #Rizieq Shihab #Yusril Ihza Mahendra

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar