Salah Turunkan Penumpang, Sopir Ini 'Dibekukan' AirAsia

Pesawat Indonesia AirAsia. (Foter/ Kentaro [email protected])

Arah -  Manajemen AirAsia Indonesia telah menonaktifkan sementara sopir bus yang salah menurunkan penumpang AirAsia QZ 509 untuk keperluan investigasi.

Hal ini diungkapkan Head of Corporate Secretary and Communications AirAsia Indonesia, Baskoro Adiwiyono saat dihubungi Antara di Jakarta, Rabu (18/5).

Baskoro mengatakan, perusahaan harus menunggu hasil investigasi terlebih dahulu untuk penindakan selanjutnya terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Denpasar Yusfandri Gona membenarkan bahwa sopir bus Indonesia Air Asia atas nama inisial EI sudah di-'grounded' oleh Indonesia AirAsia.

Pihaknya juga telah melakukan rapat koordinasi bersama instansi terkait pada hari Selasa (16/5) pukul 15.00 WIITA bahwa telah disepakati, di antaranya pemeriksaan lanjutan terhadap prosedur operasi standar (SOP) dan manajemen Indonesia AirAsia oleh Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV.

Yusfandri menuturkan terjadi kesalahan sopir bus APB Indonesia Air Asia, yaitu menurunkan sebanyak 48 penumpang penerbangan QZ 509 di terminal domestik dan dinaikkan kembali ke Bus APB atas perintah petugas "Aviation Security" Bandara menuju terminal kedatangan international.

Dengan catatan satu orang terlanjur keluar dari gedung terminal domestik atas nama Jonathan Derwen, pria kebangsaan Selandia Baru dan pada Selasa pukul 12:59 WITA.

"Yang bersangkutan melapor ke Kantor Imigrasi Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai untuk Stamp Immigration Clearance," katanya.

Yusfandri mengatakan, pemeriksaan manifest penumpang dilakukan oleh kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, Imigrasi, dan Indonesia Air Asia, untuk memastikan bahwa semua penumpang penerbangan QZ 509 telah melalui Immigration Clearance.

Hasil investigasi sementara diperoleh fakta bahwa Ramp Leader Indonesia Air Asia telah melakukan 'internal briefing" kepada pengemudi untuk memastikan bahwa pesawat tersebut berasal dari Singapura dan diturunkan di kedatangan internasional, sesuai SOP 10 Menit sebelum pesawat QZ 509 mendarat.

"Kekeliruan penurunan penumpang dimaksud disebabkan oleh keraguan dan miskomunikasi (kesalahpahaman) antara sopir bus APB dengan 'flight controller' pada saat proses penumpang dinaikkan ke dalam bus," katanya.

Berita Terkait

Manajemen Lion Air Bantah Adanya Aksi Pilot Mogok Manajemen Lion Air Bantah Adanya Aksi Pilot Mogok
Penerbangan Sering Telat, Lion Air Tak Diberi Izin Rute Baru Penerbangan Sering Telat, Lion Air Tak Diberi Izin Rute Baru
Waduh, Penumpang Pesawat Buang Air di Lantai Kabin Waduh, Penumpang Pesawat Buang Air di Lantai Kabin

#AirAsia #penumpang pesawat #penumpang #Pesawat Komersial #pesawat terbang

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar