Masih Punya Hutang Usai Lebaran? Simak Tips Untuk Melunasinya

Petugas memeriksa uang di 'cash center' Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (15/5). Bank Indonesia merilis adanya peningkatan posisi cadangan devisa dari US$116,4 miliar pada akhir triwulan IV 2016 menjadi US$121,8 miliar pada akhir triwulan I 2017, dimana jumlah tersebut cukup untuk membiayai kebutuhan pembayaran impor dan utang luar negeri pemerintah selama 8,6 bulan dan berada di atas standar kecukupan internasional. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Arah -  Usai lebaran masih punya utang menumpuk?

Jika anda seorang pegawai yang menerima gaji setiap bulan, maka jangan lupa untuk mencatat sejumlah utang yang akan dibayar usai gaji ditangan anda.

Namun, ketika penghasilan kita tidak cukup untuk membayar seluruh beban hutang kita, bahkan terkadang hanya untuk membayar pembayaran minimal. Dikutip dari beberapa sumber, begini cara membayar hutang.

1. Buatlah daftar dari semua hutang kita.

Buat semua daftar hutang kita. Daftar hutang harus diurutkan dari yang terbesar ke yang terkecil. Jangan lupa mencantumkan suku bunga yang berlaku untuk tiap-tiap hutang.

2. Prioritaskan pembayaran

Bayar hutang yang terkecil terlebih dahulu. Lunasi sehingga tidak menjadi beban lanjutan bagi kita. Sementara bayar minimal buat hutang yang lebih besar. Jika hutang kecil dapat diselesaikan lanjutkan ke hutang yang lebih besar. Kita juga dapat menyelesaikan hutang dengan bunga tinggi terlebih dahulu, baru yang berbunga rendah. Para ahli juga merekomendasikan kita untuk membayar minimal dua kali pembayaran minimal sehingga hutang kita akan selesai kurang dari tiga tahun.

3. Jangan menyelesaikan hutang dengan hutang lainnya.

Dengan kata lain jangan membuka kartu kredit untuk menyelesaikan hutang hutang masa lampau sekalipun dengan iming-iming free transfer balance. (Kecuali jika free transfer itu diikuti dengan free interest. Inipun harus dilakukan dengan nasihat ahli). Percaya deh, menyelesaikan lubang dengan menggali lubang akan membuat kita makin pusing.

4. Tutup (kartu) kredit yang tidak terpakai

Jika Anda telah menyelesaikan hutang Anda, kita harus mengambil langkah tegas dengan menutup kartu kredit yang tidak perlu. Selain menghemat pengeluaran iuran tahunan menutup kartu kredit tentunya akan mengurangi godaan kita untuk belanja secara berlebihan.

Baca Juga: Duh.. Curhat Dapat Ojek Online Wanita, Netizen Malah Gagal Fokus
Cantik Parah, Jejeran Wanita Ini Justru Jadi Tentara Israel

5. Musiumkan atau bekukan kartu kredit kita di rumah

Terkadang kita tidak sanggup menahan godaan mega bazaar sale, diskon dan rebate yang sangat menarik kita untuk giat berbelanja. Namun di sisi lain,kadang kita masih lebih benar-benar memerlukan kartu kredit itu (untuk auto payment misalnya) ada baiknya jika memusiumkan kartu tersebut di lemari kita saja.

Membekukan kartu di lemari es juga merupakan ide yang baik karena waktu pencairan akan memberi kita waktu berpikir ulang setiap kali kita tergoda untuk membeli barang.

6. Gunting kartu kredit Anda

Jika kita tidak berhasil mengekang kemauan kita untuk belanja ada baiknya untuk menggunting kartu kredit kita. Utang dengan bunga tinggi ibarat kangker. Memotong kangker memang menyakitkan namun akan membuat keuangan kita lebih sehat.

7. Jangan berhutang lagi

Akhirnya Tuhanpun bingung dan akan menangis jika kita tetap bebal dan mengulangi kesalahan kita walaupun sudah diingatkan. Kala hutang kita lunas lupakan untuk berhutang lagi. Bayar setiap tagihan dengan tepat waktu.

Begitulah cara mengatasi hutang. Semoga bermanfaat dan selamat menyelesaikan hutang Anda.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Kadishub Ancam Cabut Izin Operasi PO Bus Yang Tidak Taat Aturan Kadishub Ancam Cabut Izin Operasi PO Bus Yang Tidak Taat Aturan
Ulama dan Ormas Deklarasi Dukung Habib Rizeq Ulama dan Ormas Deklarasi Dukung Habib Rizeq
SMS-an dengan Djarot, Rasa Kangen Sandi Terobati SMS-an dengan Djarot, Rasa Kangen Sandi Terobati

#Jakarta #Penagih Utang (Debth Collector) #Lebaran 2017

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar