Radikalisme Masuk Kampus, Kapolda Kumpulkan Rektor

Kapolda Jawa Timur, Irjen Polisi Machfud Arifin (foto/arah/Mukied)

Arah - Kapolda Jawa Timur, Irjen Polisi Machfud Arifin mengantisipasi maraknya penyebaran paham radikalisme yang menyasar berbagai kampus di Jawa timur.

"Kita antisipasi di kampus-kampus kita. Jawa timur sendiri ada tertentu, kelompok-kelompok tertentu yang mulai masuk-masuk," kata Machfud saat ditemui di komplek kantor Gubernur Jatim, Surabaya, Selasa, (4/7/2017).

Machfud meminta agar para Rektor di seluruh kampus baik swasta dan negeri di Jawa timur untuk menolak kegiatan yang bertentangan dengan Pancasila.

"Rektor-rektor dan guru besar untuk tidak menerima kegiatan bungkusan keagamaan padahal intinya adalah kegiatan-kegiatan kelompok tertentu yang bertentangan dengan Pancasila," tambahnya.

"Misalnya di Unibraw (Malang) nolaklah yang namanya mau acara khilafah dengan bungkusan keagamaan kita hentikan malah dia marah," tambahnya.

Baca Juga: Orang Tak Dikenal Pasang Bendera ISIS di Polsek Kebayoran Lama
Pelaku Penyerangan Mapolda Sumut Pernah ke Suriah

Sebelumnya, Mahfud telah mengumpulkan para Rektor dan Guru Besar di Jawa timur untuk turut aktif menolak kegiatan radikal.

"Saya sudah pernah ngumpulin forum rektor dan guru besar di Polda itu merupakan kepanjangan tangan dari kepolisian, supaya tidak menerima dan memberikan ruang dan tempat," tandasnya. (Mukied).

Video Trending Pilihan Redaksi

Berita Terkait

Ustaz Felix Sebut Polisi Bubarkan Pengajian Karena Tekanan Ormas Ustaz Felix Sebut Polisi Bubarkan Pengajian Karena Tekanan Ormas
Pengajian Ustaz Felix Dibubarkan, GP Ansor Jatim: Itu Hak Polisi Pengajian Ustaz Felix Dibubarkan, GP Ansor Jatim: Itu Hak Polisi
Kapolri Nilai Sikap Radikal Bisa Positif, Jika... Kapolri Nilai Sikap Radikal Bisa Positif, Jika...

#Jakarta #universitas #Aksi Radikalisme #Jawa Timur #Kepolisian #Rektor

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar