Dilarang Masuk AS, 6 Remaja Muslimah Afghanistan Menangis

Remaja Muslimah Afghanistan yang ditolak Amerika Serikat (foto/aboutislam)

Arah -Enam remaja muslimah Afghanistan kecewa setelah gagal hadir dalam kompetisi internasional robotik di Washington DC. Bahkan mereka menangis sepanjang hari lantaran ditolak masuk ke Amerika Serikat.

Padahal, mereka telah dua kali berjalan kaki sejauh 800 km dari Herat, sebuah kota di Afghanistan barat, ke kedutaan Amerika di Kabul untuk mengajukan visa perjalanan satu minggu. Namun, usaha tersebut seakan sia-sia.

Sementara itu, Bos teknologi wanita pertama di Afghanistan, Roya Mahboob, yang mendirikan perusahaan perangkat lunak Citadel, mengatakan kepada Forbes: "ini adalah pesan yang sangat penting bagi kami. Robotika adalah sangat, sangat baru di Afghanistan.

Baca Juga: Terkesan, Afghanistan Ingin Ikuti Program Perempuan Indonesia
Trump Larang Muslim Masuk AS, Warga Protes di Bandara JFK

Salah satu anggota tim, Fatemah (14) mengatakan kepada Forbes: "kami ingin menunjukkan kepada dunia kita bisa melakukannya, kita hanya perlu kesempatan."

Sementara siswa dari Iran, Irak, dan Sudan dizinkan masuk dan dapat menghadiri ajang tersebut. Sedangkan Afghanistan dan Gambia ditolak visa dan tidak dapat masuk Amerika Serikat.

Aboutislam melansir, Kebijakan Amerika Serikat tersebut pun banyak menimbulkan kekecewaan dan kritikan dari masyarakat.

Video Trending Pilihan Redaksi



Berita Terkait

Serangan Udara Amerika Serikat Tewaskan 3 Polisi Afghanistan Serangan Udara Amerika Serikat Tewaskan 3 Polisi Afghanistan
AS Jatuhkan Bom, Mantan Presiden Afghanistan: Ini Pengkhianatan! AS Jatuhkan Bom, Mantan Presiden Afghanistan: Ini Pengkhianatan!
Amerika Serikat Periksa Akun Media Sosial Pemohon Visa Amerika Serikat Periksa Akun Media Sosial Pemohon Visa

#Jakarta #Afghanistan #Kompetisi Robotika Internasional #Amerika Serikat #Visa

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar