Dalang Asal Jepang Tampil Memukau Saat Pertunjukan Wayang

ilustrasi dalang (foto/antara/fikri yusuf )

Arah -Bentara Budaya Bali (BBB) di Ketewel, Kabupaten Gianyar menggelar pertunjukan wayang kontemporer dengan dalang dari Jepang, Kawamura Koheysai.

Kawamura Kohey tampil seorang diri, termasuk menghadirkan latar musik buah karyanya serta permainan bayang-bayang dan cahaya di balik layar, kata Penata acara tersebut Juwitta K Lasut di Denpasar, Sabtu.

Pementasan tersebut bertema "Kawamura Koheysai's Shadow and Music", menyuguhkan lakon bertajuk "Pulau Walak Pulau Fiksi".

Juwitta mengatakan, pertunjukan wayang dalam beragam bentuk dan aneka ceritanya, merupakan ekspresi kultural berbagai bangsa di dunia.

Di nusantara saja, terdapat berbagai kesenian wayang dengan keunikan masing-masing yang mencerminkan dinamika dan transformasi masyarakat setempat.

[baca_juga]

Sebagai buah kreasi dan inovasi kreatif para dalang, kini wayang kontemporer pun hadir guna lebih mengesankan publik.

Juwitta menjelaskan, pementasan kali ini mengisahkan lakon tentang suatu pulau fiksional atau bernama Pulau Walak. Bentuk pertunjukan "Kawamura Koheysai's Shadow & Music", interaktif, karena percakapan-percakapan para tokoh wayang akan bersahutan dengan penonton yang diajak terlibat sebagai bagian dari cerita.

Penonton juga akan diajak menyanyikan lagu-lagu selaras estetika pertunjukan ini yang mengedepankan interaksi guyub hangat antara kreator (dalang) dan publik (pemirsa).

Sebagai dalang wayang kontemporer, Kawamura Koheysai bukan hanya tampil seorang diri (solo play). Ia juga menciptakan sosok-sosok wayang berikut musik latarnya.

Antara melansir, Berkat inovasi dan kreativitasnya ia memperoleh penghargaan Juara Seni dari "The Gotoh Memorial Foundation" (Jepang 2016).

Ia menekuni kesenian Bali sejak tahun 1999 serta secara khusus belajar seni wayang kontemporer kepada Larry Reed (San Fransisco). Sejumlah produksi wayang kontemporer yang telah digarapnya, antara lain "Kawamura Koheysai No Kage to Ongaku" (2009), Yamagata Biennale (2014), Yamagata, Hukushima (2015), Kousetsu Syohukuji Engi Yamanashi (2016) dan Yamagata Biennale 2016).

Kawamura Koheysai bersama dalang asal Bali, Made Sukadana pada 14 Juli 2017 tampil berkolaborasi dalam Lokakarya Wayang Kontemporer.

Keduanya seniman yang dikenal sebagai dalang inovatif-kreatif mempresentasikan pertunjukan wayang klasik dan wayang kontemporer.

Keduanya telah memiliki pengalaman internasional, kerap tampil dalam berbagai pertunjukan di banyak negara dengan memainkan wayang-wayang buah ciptanya sendiri berikut cerita-cerita carangan atau rekaan baru.

Mereka akan berbagi pengalaman perihal teknik pencahayaan, proses kreatif, serta upaya-upaya kreasi baru berupa wayang-wayang yang kisahannya bersifat universal sekaligus kontekstual dengan kenyataan kini.

Video Trending Pilihan Redaksi


Berita Terkait

'Tradisi Perang Sampian' di Bali Mempererat Tali Persaudaraan 'Tradisi Perang Sampian' di Bali Mempererat Tali Persaudaraan
Asik, Pekalongan Siapkan Paket Hiburan Selama Libur Lebaran Asik, Pekalongan Siapkan Paket Hiburan Selama Libur Lebaran
Kapolda Metro Sebut Rizieq Akui Kebenaran Video Ceramah Palu Arit Kapolda Metro Sebut Rizieq Akui Kebenaran Video Ceramah Palu Arit

#Tradisi Budaya #Tradisi Bali #wayang #Jepang #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar