Dalam Tiga Hari, Bea Cukai Sita 50 Kg Sabu dari 5 Penyelundupan

Ilustrasi Narkoba jenis Sabu (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Arah -  Sebanyak 50 kilogram sabu berhasil diamankan pihak Bea Cukai yang bekerja sama dengan BNN. Puluhan kilogram barang tersebut didapat dari 5 kasus penyelundupan yang berhasil ditangani hanya dalam waktu tiga hari, yaitu mulai dari Jumat (14/7) sampai Minggu (16/7).

Rangkaian penindakan ini diawali dengan diamankannya dua orang WNI berinisial MY dan MI yang merupakan anggota sindikat narkotika Aceh, di Terminal Kedatangan Domestik Bandar Udara Ngurah Rai, Bali pada Jumat (14/7). Petugas Bea Cukai Bali dan BNN membekuk kedua pelaku, berikut barang bukti 508 gram sabu, yang disembunyikan tersangka MY di dalam sepatunya.

Baca Juga: DPR Minta Pelaku 'Bullying' di Universitas Gunadarma Ditindak
Tersangka Korupsi E-KTP, Golkar: Setnov Masih Ketua Umum

Pada Sabtu (15/7), kasus penyelundupan dengan modus serupa juga berhasil digagalkan petugas di Terminal Keberangkatan Domestik Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang. Petugas Bea Cukai Soekarno Hatta meringkus tiga orang WNI berinisial J, YS, dan HS yang merupakan kurir narkotika. Dari mereka, petugas menemukan paket sabu, dengan berat total 2,02 kilogram, di dalam sepatu para pelaku.

Di hari yang sama, Bea Cukai Jambi juga melakukan penindakan atas penyelundupan sabu. Bea Cukai Jambi berkoordinasi dengan personel bidang Pemberantasan BNNP Jambi dan Bea Cukai Batam untuk mengamankan dua orang WNI di Bandar Udara Sultan Thaha. Keduanya kedapatan menyembunyikan satu kilogram sabu di dalam barang bawaannya. Selanjutnya, Bea Cukai menyerahkan pelaku dan barang bukti ke pihak BNNP Jambi guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Selain itu, petugas Kanwil Bea Cukai Sumatera Utara bekerja sama dengan BNN juga berhasil mengungkap penyelundupan narkotika yang berasal dari Malaysia menuju Indonesia melalui perairan pesisir timur Sumatera Utara. Hasilnya, tim mengamankan tiga pelaku berikut 44 kilogram sabu di area parkir SPBU Pasar Bengkel di Perbaungan.

Dari keterangan tiga tersangka, petugas juga berhasil mengamankan tujuh orang tersangka lainnya. Saat hendak dilakukan penangkapan oleh petugas gabungan, dua orang tersangka, BJ dan MS melakukan perlawanan, sehingga diambil tindakan tegas oleh petugas gabungan yang menyebabkan kedua tersangka meninggal dunia. Sebagai tindak lanjut kasus, petugas gabungan mengamankan para tersangka dan barang bukti berupa 44 kilogram sabu, 4 unit sepeda motor, 3 unit minibus, beberapa kartu identitas, satu pucuk senjata api, dan peluru ke Kantor Kepolisian Daerah Sumatera Utara.

Kasus kelima yang ditangani oleh Bea Cukai dan BNN adalah penyelundupan empat kilogram sabu dari Medan ke Palembang, pada Minggu (16/7), oleh penumpang bus berinisial ED dan NH. Keduanya bertugas sebagai kurir, mengantarkan sabu kepada ND dan FA di Palembang dan berencana membawa sabu tersebut ke Denpasar, Bali.

Penindakan lima kasus penyelundupan sabu ini menambah panjang daftar penindakan narkotika dan psikotropika di seluruh Indonesia. Sepanjang tahun 2014 hingga 2017 Bea Cukai telah menindak 677 kasus dengan barang bukti yang diamankan sebesar 2.257,75 kilogram.

Video Trending Pilihan Redaksi

----

Berita Terkait

Bea Cukai Dorong Ekonomi Aceh dengan Sosialisasikan Ekspor Impor Bea Cukai Dorong Ekonomi Aceh dengan Sosialisasikan Ekspor Impor
Bea Cukai Entikong Gagalkan Penyelundupan 4,19 Kg Sabu Bea Cukai Entikong Gagalkan Penyelundupan 4,19 Kg Sabu
Bea Cukai Sosialisasikan Aturan Barang Bawaan Jamaah Haji Bea Cukai Sosialisasikan Aturan Barang Bawaan Jamaah Haji

#Bea Cukai #Direktorat Jenderal Bea Cukai #Badan Narkotika Nasional (BNN) #Kasus Sabu #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar