Asian Paragames Momentum untuk Jaga Harkat Warga Difabel

Pemprov DKI Jakarta luncurkan 20 unit mobil Transjakarta Cares dari Yayasan Tahir Foundation di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (3/3/2017). (Foto: Arah.com/ Restu Saputra)

Arah -  Pelaksanaan Asian Paragames 2018 di Jakarta, 8-16 Oktober 2017, diharapkan menjadi momen yang tepat mengangkat harkat dan martabat kaum difabel di tengah banyaknya pergunjingan terhadap masyarakat berkebutuhan khusus di Indonesia.

Salah satu yang menjadi sorotan saat ini adalah insiden yang dialami oleh mahasiswa disabilitas dari salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta. Kondisi tersebut dinilai menandakan jika masih rendahnya pemahaman keberadaan kaum disabilitas di Indonesia.

"Adanya tindakan semena-mena terhadap penyandang disabilitas menjadi bukti rendahnya perhatian terhadap kaum difabel. Dengan kondisi itu maka Asian Paragames harus dijadikan momen mengangkat harkat dan martabat kaum difabelitas di Indonesia," kata ketua penyelenggara Asian Paragames 2018 (INAPGOC) Raja Sapta Oktohari dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Baca Juga: Panitia Siapkan 36 Ribu Tiket dalam Laga Panas Persib Vs Persija
Polisi Tetapkan Anak Jeremy Thomas Sebagai Tersangka Narkoba
Lima Wanita Cantik Paling Sadis di Dunia

Pria yang akrab dipanggil Okto itu menegaskan jika pelaku "bully" harus diberi pemahaman lebih jauh tentang keberadaan kaum difabelitas. Apalagi keberadaannya sejajar di masyarakat. Untuk itu pihaknya juga berinisiatif memberdayakan pelaku "bully".

Pelaku "bully", kata Okto kedepannya bisa saja dilibatkan secara langsung pada Asian Paragames 2018 yang merupakan kejuaraan empat tahunan khusus atlet difabel. Pelaksanaannya sendiri tidak jauh beda dengan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

"Kalau perlu dijadikan volunteer pada Asian Paragames nanti karena kalau hanya dihukum hanya akan menimbulkan antipati," kata pria yang juga ketua umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) itu.

Sementara itu persiapan untuk menghadapi Asian Paragames 2018 terus digalakkan termasuk dalam pengajuan anggaran yang akan digunakan. Hanya saja besarnya anggaran yang dibutuhkan tidak sebesar Asian Games 2018 yang menembus angka Rp4,5 triliun.

Saat ini baru saja ditetapkan logo Asian Paragames 2018 Jakarta. Logo yang digunakan tidak jauh beda dengan Asian Games 2018. Yang membedakan adalah corak warna dan tambahan gambar ditengah logo.

Sesuai dengan rencana ada 42 negara yang bakal terlibat di Asian Paragames 2018. Adapun pelaksanaan kegiatan sendiri akan dipusatkan di kompleks Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Tak Semua WNI Harus Deposit Rp25 Juta saat Bikin Paspor Tak Semua WNI Harus Deposit Rp25 Juta saat Bikin Paspor
Satlak Prima Ajukan Tambahan Anggaran Pelatnas Asian Games 2018 Satlak Prima Ajukan Tambahan Anggaran Pelatnas Asian Games 2018
Ini Langkah MUI Memediasi Perseteruan Megawati dan Habib Rizieq Ini Langkah MUI Memediasi Perseteruan Megawati dan Habib Rizieq

#difabel #Asian Games #Olah Raga #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar