Djarot Benarkan Ancaman Pembunuhan Ahok Melalui Telegram

Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat. (arah.com/M Ridwan)

Arah -Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengakui adanya ancaman pembunuhan untuk mantan Gubernur DKI Jakarta sebelumnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok melalui Telegram.

Karena mendengar kabar ancaman tersebut, termasuk ancaman lainnya yang ditujukan kepada Ahok, Djarot kemudian mengusulkan agar penahanan Ahok tetap di lembaga pemasyarakatan (LP) Mako Brimob dan tidak di pindah ke LP Cipinang.

"Termasuk saya denger ada ancaman (Terhadap Ahok). Makanya saya sampaikan kenapa waktu itu saya maksa jangan di Cipinang. Ancamannya sudah lama, sudah lama, bahkan sebelum masuk di Telegram. Saya sudah dengar juga ya ancaman seperti itu," ungkap Djarot di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (19/7).

"Tapi enggak boleh takut, negara enggak boleh takut terhadap hal-hal seperti itu ya," imbuhnya.

[baca_juga]

Djarot menegaskan penahanan Ahok di Mako Brimob lantaran masalah keamanan, termasuk salah satunya karena adanya ancaman, namun bukan karena ancaman melalui Telegram.

"Salah satunya. Bukan ancaman di itu (Telegram). Kalau ancaman seperti itu sih apakah, cuma nakut-nakutin ya. Tapi ancaman real-nya. Makanya saya berani saya sampaikan seperti itu saya bilang lebih aman di Mako daripada di Cipinang, disamping kapasitas yang sangat besar," tegas Djarot.

Untuk diketahui, Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan membenarkan rencana pembunuhan terhadap Ahok menjadi salah satu alasan diblokirnya Telegram.

Rencana pembunuhan itu bersamaan dengan rencana pengeboman mobil dan tempat ibadah pada 23 Desember 2015. (Shemi)

Video Trending Pilihan Redaksi

Berita Terkait

Mendagri akan Segara Lantik Djarot Sebagai Gubernur Definitif Mendagri akan Segara Lantik Djarot Sebagai Gubernur Definitif
Sekda DKI Sebut Djarot Bisa Pakai Duit Operasional Gubernur Rp4 M Sekda DKI Sebut Djarot Bisa Pakai Duit Operasional Gubernur Rp4 M
Ahok pada Sumarsono: Tanggal 15 April Kita Kembali, Ada Acara? Ahok pada Sumarsono: Tanggal 15 April Kita Kembali, Ada Acara?

#Gubernur DKI Jakarta #Djarot Saiful Hidayat #Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) #Aplikasi pesan Telegram #Ancaman Teror #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar