Mendagri Minta PNS Pendukung HTI Mundur, Yusril: Itu Bodoh!

Yusril Ihza Mahendra ditemui usai menghadiri sidang ui materi UU Pilkada di Mahkamah Konstitusi, Kamis (15/9). (Restu/Arah.com)

Arah - Pakar ahli tata negara yang juga kuasa hukum ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Yusril Ihza Mahendra tersenyum ketika ditanya pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang meminta pegawai negeri sipil (PNS) mundur  jika terlibat kegiatan ormas yang terindikasi anti pancasila.

Yusril menyebut perkataan Tjahjo sebagai hal bodoh karena HTI sudah tidak ada lagi sejak badan hukumnya dicabut oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagai tindak lanjut Perppu Nomor 2 Tahun 2017.

"Ya itu bodoh saja wong HTI sudah dibubarkan. Sudah tidak ada lagi secara hukum kok masih disuruh milih HTI atau tetap jadi PNS," sebut Yusril di Jakarta Selatan, Selasa (25/7).

"Kalau ada orang pemerintah yang nanya itu ya pemerintah itu bahlul sendiri. Udah bubar kok masih disuruh pilih," imbuhnya.

Baca Juga: Pembubaran HTI, Wiranto Pastikan Sesuai Hukum yang Berlaku
Ini Sikap Tegas GP Ansor Terkait Pembubaran HTI

Untuk diketahui, Mendagri Tjahjo Kumolo menyebut PNS harus bisa bersikap ketika ada pihak yang ingin mengganti ideologi negara. Tjahjo menambahkan PNS juga punya peran untuk terus memberikan pemahaman terkait ideologi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD 1945 di masyarakat. Dasar dan falsafah negara itu sudah final dan mengikat bagi tiap warga negara Indonesia.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham Freddy Harris membacakan surat keputusan itu Rabu (19/7).

Freddy menyatakan pemerintah peluru mengambil langkah hukum terkait HTI untuk merawat eksistensi Pancasila sebagai ideologi UUD 1945 dan keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.

"Surat keputusan pencabutan HTI dilakukan berdasarkan data, fakta, dan koordinasi dari seluruh instansi yang dibahas koordinasi kementerian koordinator politik hukum dan HAM RI. Terima kasih," pungkas Freddy. (Shemi)

Video Trending Pilihan Redaksi

Berita Terkait

Tjahjo Kumolo: Ingat! 3 Juli PNS Kemendagri Harus Sudah Kerja Tjahjo Kumolo: Ingat! 3 Juli PNS Kemendagri Harus Sudah Kerja
Mendagri Ogah Komentari ‘Serangan’ Fahri Terhadap Ketua KPK Mendagri Ogah Komentari ‘Serangan’ Fahri Terhadap Ketua KPK
Ditanya Soal Kemungkinan Ahok Jadi Mendagri, Ini Komentar Anies Ditanya Soal Kemungkinan Ahok Jadi Mendagri, Ini Komentar Anies

#Yusril Ihza Mahendra #Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) #Menteri Dalam Negeri (Mendagri) #Tjahjo Kumolo #PNS #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar