Tempat Penyimpanan Bendera Pusaka Kini Dilengkapi Anti-Peluru

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bersama Menteri Sekretaris Negara, Pratikno di Monas, Rabu (26/7/2017). (Foto/Arah.com/Shemi)

Arah -  Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bersama Menteri Sekretaris Negara, Pratikno pagi ini mengadakan pertemuan pembahasan tindak lanjut sekaligus peninjauan tempat penyimpanan bendera pusaka Sang Saka Merah Putih yang di simpan di Monumen Nasional (Monas)

Pertemuan yang berlangsung pukul 08.00 WIB itu berlangsung tertutup. Usai pertemuan, Pratikno mengatakan peninjauan bendera pusaka itu ditujukan jelang persiapan Hari Kemerdakaan Indonesia, 17 Agustus mendatang.

Pratikno menjelaskan pinjauan itu dilakukan untuk memastikan bendera di simpan dalam tempat yang layak. Pengaturan kelembapan tempat penyimpanan dan material tempat penyimpanan bendera pusaka disebutnya sebagian hal yang patut diperhatikan.

Baca Juga: Sidang Buni Yani, Saksi Disoraki Sebut Ahok Tak Menistakan Agama
Horor! Tak Cuma Annabelle, Deretan Boneka Ini Juga Dirasuki Roh
Waduh! Balita 1 Tahun Beli Mobil Pakai Ponsel Ayahnya

"Kita harus berpikir keamanan, kita harus berpikir bagaimana supaya benderanya tidak rusak, kita harus ukur betul bagaimana kelembabannya, dan lain-lain, tapi tetap bisa dilihat oleh publik," jelas Pratikno di Monas, Rabu (26/7/2017)

Di tempat terpisah, Djarot mengukapkan tempat penyimpanan bendera pusaka sudah lama tidak mendapatkan perhatian. Djarot mengklaim dalam dua tahun terakhit pemerintah telah berusaha memperbaharui tempat penyimpanan bendera pusaka itu.

Pembaharuan tempat penyimpanan bendera itu antara lain dengan menggunakan tempat penyimpanan anti-peluru dan tingkat kelembapan yang telah diatur.

"Yah Alhamdulilah dua tahun ini sudah kita benahi, termasuk penyimpanan bendera pusaka disana. Tempat bendera itu anti peluru dan dalamnya sudah di ukur suhunya, diukur kelembapannya supaya awet dan bagus, ungkap mantan walikota Blitar ini.

Djarot juag mengusulkan penyimpanan bendera pusaka dapat mencontoh Inggris yang menyimpan bendera pusaka mereka di istana Buckingham dan dijaga oleh petugas selama 24 jam.

"Dan kami usulkan kalau perlu, kalau diluar negeri ini bendera pusaka kayak gitu, itu dijaga 24 jam oleh TNI polri. Itu urusannya mensesneg dan paspampres. Kalau bisa dijaga. Dan ada shift sampai jam berapa. Seperti kalu lihat di istana Buckingham kan bagus," tandasnya. (Shemi)

Video Trending Pilihan Redaksi:

----

Berita Terkait

Djarot Sebut Pedagang Pasar Senen Akan Direlokasi ke Blok V Senen Djarot Sebut Pedagang Pasar Senen Akan Direlokasi ke Blok V Senen
Djarot Tinjau Pasar Senen, ini Reaksi Tak Terduga Pedagang Djarot Tinjau Pasar Senen, ini Reaksi Tak Terduga Pedagang
Pencoretan Merah Putih, Polisi Ringkus Seorang Terduga Pelaku Pencoretan Merah Putih, Polisi Ringkus Seorang Terduga Pelaku

#Djarot Saiful Hidayat #Bendera Merah Putih #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar