Terlilit Kasus, Saham PT Tiga Pilar Anjlok Karena ..

Ilustrasi beras. (Foto: Antara/Rahmad)

Arah - Saham PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk selaku induk produsen beras dari PT Indo Beras Unggul mengalami penurunan hingga mencapai hampir 25 persen, itu terjadi setelah digerebek oleh Satgas Pangan Mabes Polri.

Komisioner Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Ahmad Alamsyah Saragih menyatakan informasi pemberitaan simpang siur terhadap PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk mengakibatkan sahamnya mengalami penurunan hingga 24,92 persen.

"Jadi yang mau konsumsi beras tetap beli beras yang memproduksi beras jangan mogok giling. Informasi yang simpang siur ini ada saham yang jatuh sampai 24,92 persen nyaris 25 persen," kata Alamsyah di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (27/7).

Informasi simpang siur tersebut menurut Alamsyah lantaran, produsen beras PT IBU dianggap melakukan penyimpangan diduga mencampurkan beras premium dengan beras IR64 yang merupakan beras subsidi dibeli dari pemerintah.

Baca Juga: Gunung Sinabung Erupsi, Kota Medan Hujan Abu
Ditanya Soal Penahanan Setya Novanto, Ini Jawaban KPK

Pada tempat yang sama, Kabreskrim Mabes Polri Komjen Ari Dono Sukamta menyatakan, pihaknya telah melakukan uji laboratorium terhadap beras merek Maknyus dan Cap Ayam Jago sebanyak 1.161 ton. Menurutnya, PT IBU diduga melakukan penyimpangan lantaran memasukan jenis beras berbeda terhadap sampul beras tersebut.

"Ada jenis beras berbeda terhadap sampulny, itu kita uji lab lalu dilakukan penggerebakan dan itu ternyata milik PT IBU," tandasnya. (Muhamad Ridwan)

Video Trending Pilihan Redaksi:

----

Berita Terkait

Terkait Dana Bansos, Mpok Sylvi Penuhi Panggilan Bareskrim Polri Terkait Dana Bansos, Mpok Sylvi Penuhi Panggilan Bareskrim Polri
Ini Alasan Polri Gerebek Distributor Beras PT IBU Ini Alasan Polri Gerebek Distributor Beras PT IBU
Sylvi Diperiksa Bareskrim, #SuperSylvi Curi Perhatian Netizen Sylvi Diperiksa Bareskrim, #SuperSylvi Curi Perhatian Netizen

#Bareskrim Polri #Saham IHSG #Beras Pulen #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar