Menpora: Suporter Tanah Air Harus Bersatu

Ricko Andrean harus menghembuskan nafas terakhirnya usai dikeroyok oknum suporter. (Foto: Istimewa)

Arah - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi merespon kabar duka yang melanda suporter sepakbola Indonesia dengan meninggalnya Bobotoh Persib Bandung Ricko Andrean Maulana. Dalam konfrensi pers pada Jumat (28/7), di Media Center Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta Selatan, Imam menyatakan bahwa tidak ingin ada lagi korban nyawa suporter sia-sia.

"Kejadian yang menimpa sahabat kita almarhum Ricko Andrean Maulana ini harus menjadi yang terakhir, tidak boleh ada kembali korban atau jatuh nyawa yang sia-sia," tegasnya.

Imam melanjutkan, kematian suporter di Indonesia sudah sering terjadi dan sampai sekarang perdamaian suporter belum tampak nyata. Karena itu, ia meminta agar hal tersebut segera terlaksana.

"Cukuplah sahabat kita ini menjadi saksi bahwa sepakbola dan suporter tanah air harus bersatu padu. Tidak boleh hanya semata-mata emosi dan dendam terus jatuh korban, sepakbola harus menjadi pemersatu bangsa," pungkasnya.

Baca Juga: Nasib Guardiola di Manchester City Tergantung Hasil Akhir
Bobotoh Meninggal, Dedi: Fanatisme Jadi Fundamentalisme

Imam mengatakan, beberapa ketua suporter sebenarnya sudah ada yang memberikan contoh baik seperti yang dilakukan Ketua Umum Jackmania Fery Indra Syarif dengan Ketua Viking Heru Joko, dengan menjenguk Ricko Andrean.

Namun baginya itu saja belum cukup, pemerintah menurutnya akan berperan besar dan ikut bertanggung jawab dengan kejadian-kejadian ini agar tidak terulang lagi. (May)

Video trending pilihan redaksi:

----

Berita Terkait

Dilaporkan Henry Yosodiningrat, Rizieq: Wallahualam, Kita Hadapi! Dilaporkan Henry Yosodiningrat, Rizieq: Wallahualam, Kita Hadapi!
Hasil Survei: Elektabiltas Ahok-Djarot Melambung Pasca Debat Hasil Survei: Elektabiltas Ahok-Djarot Melambung Pasca Debat
Benarkah Pertemuan dengan Rizieq Dongkrak Elektabilitas Anies? Benarkah Pertemuan dengan Rizieq Dongkrak Elektabilitas Anies?

#Menpora Imam Nahrawi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar