Kuasa Hukum First Travel Sebut Kemenag Punya Bisnis Terselubung

Sebuah diskusi publik di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2017). (Foto/Arah.com/Dini)

Arah -  Usai pencabutan izin terhadap First Travel selaku penyelenggara haji dan umroh, Eggi Sudjana selaku kuasa hukum sebut Kementerian Agama (Kemenag) sebagai penyelenggara yang munafik.

"Ini soal proses (first travel), best konteks kita itu hukum tidak bisa dengan itu (pencabutan izin), kalau dalam bahasa agama kalian (Kemenag) ini munafik," ujarnya dalam sebuah diskusi publik di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8).

Pencabutan izin oleh Kemenag dinilai Eggi tidak sesuai, sebagaimana proses yang hukum yang tengah berlangsung dimana adanya kesepakatan sebelumnya oleh Kemenag dan Otoritas Jaksa Keuangan (OJK) dimana First Travel masih diberikan kesempatan untuk memberangkatkan jamaah dan memberikan refund kepada jamaah.

[baca_juga]

"Saya mengingatkan ada kesepakatan untuk memberangkatkan 5 ribu sampai 7 ribu, boleh refund dalam 90 hari kerja, bahwa ini dalam hukum perdata ini undang-undang," papar Eggi.

Tidak hanya menyebut Kemenag munafik, bahkan Eggi juga menyebutkan bahwa dirinya mencurigai Kemenag memiliki 'kongkalikong' bisnis terselubung.

"Kalau nggak ditutup, bagaimana suruh jamaah dialihkan ke travel lain. Ini bisnis terselurung kalian," tandasnya. (Dini Afrianti)

Video Trending Pilihan Redaksi:

----

Berita Terkait

Masa Pilkada, Menag Terima Keluhan Soal Khotbah Masa Pilkada, Menag Terima Keluhan Soal Khotbah
Perang Berlanjut, Sukmawati Ogah Tanggapi Ajakan Mediasi Rizieq Perang Berlanjut, Sukmawati Ogah Tanggapi Ajakan Mediasi Rizieq
Penambahan Anggota DPR Diyakini Tak Akan Bebani Negara Penambahan Anggota DPR Diyakini Tak Akan Bebani Negara

#First Travel #Kemenag #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar