PPP: Untuk Apa NKRI Berubah Negara Khilafah

Ketua Umum PPP Romahurmuziy tiba di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kamis (22/9). (Foto: Arah.com/ Helmi Shemi)

Arah -  Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy mengaku tak habis pikir terhadap kelompok-kelompok yang ingin mengubah Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi negara khilafah.

"Apa yang buat NKRI harus diubah menjadi negara khilafah, kalau NKRI sendiri sudah bisa meletakkan hukum Islam sebagai hukum positif," ujar Romahurmuziy dalam acara Seminar Pencegahan Radikalisme Berbasis Agama yang dihadiri ribuan guru madrasah, di Semarang, Sabtu (12/8/2017).

Romi, biasa Romahurmuziy disapa, menyatakan di Indonesia hukum Islam telah diakui sebagai hukum positif antara lain terimplementasi dalam UU Pernikahan, UU Perbankan Syariah, UU Haji, UU Pornografi dan Pornoaksi, UU Zakat dan lain sebagainya.

Baca Juga: Ini yang Dilakukan Serda WS Usai Pukul Polisi
Bikin Kaum Adam Susah Merem, Desa Ini Hanya Dihuni Wanita Cantik

Menurut Romi, peletakkan hukum Islam sebagai hukum positif di Indonesia telah dilakukan bertahap sesuai dengan kedewasaan masyarakat dalam menerima hukum Islam sebagai hukum normatif dan positif di Indonesia.

"Kita bekum wajibkan jilbab karena bukan negara agama. Tapi juga tidak dihalangi berjilbab dengan memakai cadar, atau jilbab gaul, jilbab panjang, 'monggo'," ujar dia.

Sementara di Aceh, kata Romi, memang diistimewakan karena asal usulnya waktu itu Aceh ingin memisahkan diri sehingga kini diperbolehkan menggunakan hukum Islam di sana. (Antara)

Video Trending Pilihan Redaksi:

----

Berita Terkait

FPI Bawa Merah Putih Bertulis Bahasa Arab, MUI Merasa Disudutkan FPI Bawa Merah Putih Bertulis Bahasa Arab, MUI Merasa Disudutkan
Bantah Selewengkan Dana Bansos, Ini Penjelasan Mpok Sylvi Bantah Selewengkan Dana Bansos, Ini Penjelasan Mpok Sylvi
Kapolda Metro Sebut Saksi Kasus Palu Arit Rizieq Sudah Cukup Kapolda Metro Sebut Saksi Kasus Palu Arit Rizieq Sudah Cukup

#Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) #Khilafah #ketum PPP #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar