Panglima TNI Benarkan Ada 'Ulama' yang Ingin Ubah Pancasila

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (foto/arah/nugroho)

Arah - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku heran jika ada orang-orang yang mengaku ulama namun ingin mengubah pancasila.

Hal tersebut diungkapkan Gatot saat Tausiah Kebangsaan memperingati HUT Ke-72 RI di kawasan Bundaran Tugu Muda Semarang, Senin malam (14/8).

"Alangkah anehnya kalau sekarang muncul ulama, dengan pakaian ulama, tapi ingin mengubah Pancasila. Pasti bukan ulama Indonesia," katanya.

Ia menduga "ulama" tersebut merupakan orang Indonesia yang pura-pura berpakaian ulama, membohongi rakyat, dibayar untuk merusak rakyat.

Ia menyatakan aneh jika ada ulama yang ingin mengubah Pancasila karena justru ulama yang merumuskan dan menyusun landasan berdirinya NKRI.

Baca Juga: Fahri: Kinerja Makro Ekonomi Gagal Membaca Dinamika Rumah Tangga
Dakwaan Andi Narogong Ungkap Pihak yang Dapat Uang Proyek EKTP

"Ulama sudah mempersatukan, menyatukan, berjuang, menyiapkan landasan," katanya.

Berdasarkan sejarah, lanjut dia, kiai dan ulama selalu menjadi ujung tombak perjuangan NKRI.

"Setelah dimotori para kiai, semua ikut. Kristen ikut, Katolik ikut, Budha ikut," katanya.

Dalam kondisi terkini, kata dia, dunia mengakui ibadah Ramadhan di Indonesia sebagai yang teraman di dunia.

"Ada yang tidak senang, berusaha memecah belah. Jangan mau terprovokasi," katanya.

Oleh karena itu, tegas dia, ulama dan santri berperan dalam mewujudkan kehidupan berbangsa yang majemuk ini.

Berita Terkait

Panglima TNI Sebut Produksi Pangan Dapat Memperkuat NKRI Panglima TNI Sebut Produksi Pangan Dapat Memperkuat NKRI
TNI yang Pukul Polisi Ternyata Alami Gangguan Kejiwaan TNI yang Pukul Polisi Ternyata Alami Gangguan Kejiwaan
Panglima TNI Sebut Peran Satuan Intelijen Harus... Panglima TNI Sebut Peran Satuan Intelijen Harus...

#Pancasila #Panglima TNI #Gatot Nurmantyo #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar