Imam Nahrawi dan "Sepak Bola Gajah"

Wisatawan mengamati Gajah Sumatra saat berlibur di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Senin (26/6). Pada libur Hari Raya Idulfitri 1438 H warga Jakarta dan sekitarnya memanfaatkannya untuk berkunjung ke sejumlah tempat wisata termasuk Taman Margasatwa Ragunan. (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Arah - "Sepak bola gajah" seringkali disamakan dengan pertandingan sepak bola secara bersandiwara yang hasilnya bisa diatur dari luar lapangan.

Namun bagi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi secara serius berharap atraksi "sepak bola gajah", pertandingan sepak bola yang dilakukan oleh kawanan gajah jinak terdidik dan terlatih, cukup digelar di Provinsi Lampung saja dan tidak sampai menyebar di daerah lainnya.

"Cukup di sini saja ada 'sepak bola gajah', dan di tempat lain jangan sampai ada," kata Menpora di sela sambutannya sebelum membuka pertandingan Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 Region VIII-Lampung, di Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.

Menteri kelahiran Bangkalan, Madura, Jawa Timur itu pun menuturkan awal menjabat Menpora mengaku pernah ditanya wartawan tentang peristiwa "sepak bola gajah" di Lampung.

"Saya berpikir, iya, kasihan juga gajah di Lampung ini, karena harus bisa main sepak bola," ujar Imam Nahrawi.

Kendati begitu Imam Nahrawi menyampaikan pula terima kasih kepada gajah di Lampung yang telah memberi tumpangan kepadanya dan istrinya Hj Shobibah Rohmah saat diarak menuju panggung menjelang pembukaan pertandingan Liga Santri Nusantara 2017 Region VIII-Lampung itu.

Baca Juga: KPK Periksa Taufiq Effendi Sebagai Saksi Setya Novanto
KPK Periksa 4 Saksi Tersangka Kasus Korupsi e-KTP Markus Nari

Menpora membuka pertandingan LSN 2017 dengan menungang gajah dari Taman Nasional Way Kambas Lampung Timur, disertai Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim.

Secara simbolis Menpora Imam Nahrawi menandai pembukaan pertandingan LSN 2017 Region VIII-Lampung dengan menunggang gajah jinak hasil didikan Pusat Konservasi Gajah di Way Kambas itu.

Bola berukuran besar di tengah lapangan pertama kali ditendang oleh gajah jinak yang ditunggangi Menpora Imam Nahrawi. Selanjutnya disusul tendangan gajah kedua yang ditunggangi Bupati Chusnunia Chalim.

Imam Nahrawi mengaku senang, dan menurutnya itu adalah pengalaman kali pertamanya.

"Baru kali ini saya, sangat senang rasanya. Ini baru pertama kali membuka kegiatan dengan menunggang gajah. Apa lagi tadi bolanya kuat banget hampir gol," ujar Imam Nahrawi kepada wartawan yang mewancarainya, sehingga disambut gelak tawa para wartawan.

Di Lampung, Menpora Imam Nahrawi agaknya benar-benar merasakan sensasi yang berbeda saat menunggang gajah, sekaligus menyaksikan gajah jinak ternyata pintar pula bermain sepak bola gajah.

Berita Terkait

DPR RI Singgung Pemberitaan Media Bersifat Partisan DPR RI Singgung Pemberitaan Media Bersifat Partisan
Kapolri Nilai Sikap Radikal Bisa Positif, Jika... Kapolri Nilai Sikap Radikal Bisa Positif, Jika...
Menpora Minta Santri Indonesia Aktif di Media Sosial Menpora Minta Santri Indonesia Aktif di Media Sosial

#Menpora Imam Nahrawi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar