Ditolak Rumah Sakit, Wanita Ini Melahirkan di Pinggir Jalan

Ditolak Puskesmas, Remaja Putri India Melahirkan di Jalan (foto: Istimewa).

Arah -  Seorang remaja putri asal India terpaksa melahirkan bayi yang ia kandung di pinggir jalan setelah keluarga dan pihak Puskesmas menolak untuk menanganinya.

Dikutip dari laman Daily Mail, insiden ini terjadi di sebuah jalan di Chandil, sebuah kota di Negara Bagian Jharkhand, India timur. Lokasinya berjarak sekitar 100 meter dari sebuah puskemas Chandil.

Salah seorang warga pengguna jalan merekam kejadian itu dan videonya telah menyebar secara online. Dalam video, gadis tersebut jongkok dengan bayi tergeletak di jalan saat mobil dan sepeda motor lalu lalang.

Bayi yang baru lahir—dengan tali pusarnya masih terpasang—terlihat menangis saat di bungkusan gaun ibunya.

Tidak ada dokter atau perawat dari puskesmas terdekat yang datang membantu remaja tersebut meskipun sang remaja telah meminta bantuan. Petugas medis menolak permintaan ibu muda itu karena ia tak memiliki penjamin.

Baca Juga: Istana Presiden di Negara Ini Diubah Jadi Perpustakaan Umum
MUI Nyatakan Tindakan Saracen HARAM

Maka, pada Senin petang ia pun melahirkan bayi perempuannya di jalan dekat klinik tersebut.

Seorang warga setempat, Om Prakash Sharma, 50 tahun, akhirnya mendatangi gadis itu di jalan. Pakaian ibu muda yang belum diketahui namanya itu basah kuyup oleh darah.

”Mereka dalam keadaan kesakitan. Dia menggigil dan tidak mampu mengangkat dan memeluk bayinya. Kendaraan berat lewat, tapi dia tidak punya kekuatan untuk pindah,” kata Sharma.

”Akhirnya, kami menempatkan penghalang jalan di sekitarnya dan mendekati CHC (Pusat Kesehatan Masyarakat) untuk mengambil ibu dan bayi itu,” lanjut dia.

Gadis itu akhirnya mendapat perhatian medis setelah penduduk setempat membawanya ke puskesmas dengan becak. Warga setempat kemudian mempertanyakan dokter di puskesmas mengapa tidak ada yang peduli dengan gadis tersebut.

Dr Lalita Kasyhap, pejabat di puskesmas Chandil mengakui apa yang terjadi pada remaja itu tak dapat dibenarkan. “Hanya ada dua perawat yang sedang menangani kelahiran anak kembar saat kami diberi tahu tentang kondisi remaja ini. Ada beberapa hal yang harus dijelaskan, tapi kami akan merawat ibu dan anak,” ujar dia.

Berita Terkait

Duh, 100 Anak Tewas Usai Makan Leci Duh, 100 Anak Tewas Usai Makan Leci
Benarkah Pertemuan dengan Rizieq Dongkrak Elektabilitas Anies? Benarkah Pertemuan dengan Rizieq Dongkrak Elektabilitas Anies?
Ini Janji Garda Bangsa kepada Kapolri Ini Janji Garda Bangsa kepada Kapolri

#India #nagita slavina hamil #Dihamili #Bayi Mirip Alien #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar