Nge 'Vape' di Thailand Beresiko di Denda Hingga Penahanan Penjara

Ilustrasi Vape (foto/Vapourliters)

Arah - Penggemar rokok elektrik atau yang akrab dikenal dengan 'Vape' mau tidak mau harus meninggalkan benda kesayangannya sebelum datang ke Thailand. Pasalnya, pemerintah Thailand resmi melarang keberadaan rokok elektrik dan sejenisnya beredar bebas di khalayak umum.

Dilansir dari laman Lonely Planet, larangan penjualan dan penggunaan rokok elektronik atau yang populer disebut vape, telah diberlakukan sejak Oktober 2014. Namun belum banyak orang yang mengetahuinya. Jika masih menggunakannya, ancaman hukumannya terbilang berat, mulai dari denda sampai penahanan penjara.

Salah satu contoh kasus penahanan menimpa kerabat dari manajer dari agen wisata Langley, Pat Waterton.

“Keponakan saya dikenai denda sebesar Rp2,1 juta saat sedang menikmati rokok elektrik di Bangkok,” kata Waterton, seperti yang dikutip dari Travel Weekly UK. Ia bahkan diancam akan ditahan jika masih melakukannya,” lanjutnya.

Baca Juga: Nikmatnya McFlurry Rasa Durian McDonald’s
Dengan Celengan Digital Ini Anak anak Swiss Menabung

Hingga saat ini, baru Imigrasi Inggris yang menyertakan rokok elektrik dalam daftar benda yang dilarang dibawa ke Thailand. Pengumuman itu dipajang di situs resmi mereka, setelah beberapa wisatawan asal Inggris ditahan karena ketahuan menggunakannya.

“Benda ini terlarang untuk digunakan, bagi yang melanggar akan didenda atau dipenjara hingga 10 tahun,” tulis Imigrasi Inggris.

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait

Ini Bahaya Vape yang Dapat Menginduksi Kanker Ini Bahaya Vape yang Dapat Menginduksi Kanker
Rekonstruksi Perampokan Pulomas, Polisi Gelar 75 Adegan Rekonstruksi Perampokan Pulomas, Polisi Gelar 75 Adegan
Langsung Orasi Usai Diperiksa, Gema Takbir Iringi Habib Rizieq Langsung Orasi Usai Diperiksa, Gema Takbir Iringi Habib Rizieq

#vape #bahaya vape #Thailand #Wisatawan #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar