Dideportasi, Dua Mahasiswa Indonesia Ingin Kembali ke Mesir

Dua mahasiswa yang sempat ditahan di Mesir, Muhammad Hadi (kanan) dan Nurul Islami (kiri), disambut keluarga mereka setibanya di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padangpariaman, Sumatra Barat, Minggu (3/9). Dua mahasiswa Al Azhar Kairo tersebut kembali ke kampung halaman mereka di Sumbar setelah sempat ditahan otoritas keamanan di Markas Aga Samanud, Mesir, sejak 1 Agustus 2017, karena diduga telah memasuki wilayah terlarang. (Foto/antara/Iggoy el Fitra)

Arah - Dua mahasiswa Sumatera Barat yang dipulangkan pemerintah Mesir, Muhammad Hadi dan Nurul Islam Elfis tetap ingin melanjutkan studi di negara itu dan berharap pemerintah bisa membantu.

"Kami berharap bisa melanjutkan kuliah di Mesir, karena untuk kuliah di sana tidak mudah," kata Muhammad Hadi di Padang, Minggu.

Ia menambahkan keinginan itu juga mendapatkan dukungan dari keluarga meskipun masih ada sedikit kecemasan terhadap status anak mereka di Mesir.

Meski demikian, untuk saat ini mereka ingin istirahat sebentar bersama keluarga sampai urusan kelanjutan studi di Mesir mendapatkan kepastian.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menyebutkan pihaknya akan mengupayakan langkah-langkah dengan Kementerian Luar Negeri untuk membantu rencana kelanjutan studi dua mahasiswa itu di Mesir.

Baca Juga: Indonesia Kecam Bom Bunuh Diri di Mesir
Dituding Pro Terorisme, Qatar Tutup Penerbangan ke Arab Saudi

Ia mengemukakan sebenarnya ada dua alternatif, melanjutkan kuliah di Mesir, atau melanjutkan kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol.

"Kalau mau di UIN, kita fasilitasi. Tapi karena mau lanjut di Mesir kami juga coba komunikasikan dengan Kememlu," kata dia kepada Antara

Kemungkinan untuk kuliah di Mesir bagi dua mahasiswa Sumbar tersebut masih terbuka, karena Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) juga menjamin mereka tidak terlibat paham bertentangan dengan pemerintah Mesir.

Sebelumnya, dua mahasiswa Sumbar yang dipulangkan pemerintah Mesir, Muhammad Hadi dan Nurul Islam Elfis tiba di Bandara Internasional Minangkabau, Minggu sekitar pukul 13.15 WIB dan disambut keluarga bersama gubernur setempat.

Menurut pengakuannya mereka ditangkap saat berbelanja di Kota Aga, Mesir tanpa mengetahui kesalahannya.

Mereka kemudian dipulangkan dengan bantuan upaya diplomasi Kemenlu.

Video Trending Pilihan Redaksi

Berita Terkait

Ini 3 Kunci Sukses Kuliah untuk Mahasiswa Ini 3 Kunci Sukses Kuliah untuk Mahasiswa
Blusukan Dipercaya Lebih Pikat Masyarakat ketimbang Hasil Survei Blusukan Dipercaya Lebih Pikat Masyarakat ketimbang Hasil Survei
Ngadu Nasib ke Rumah Lembang, Pasukan Orange Gagal Temui Ahok Ngadu Nasib ke Rumah Lembang, Pasukan Orange Gagal Temui Ahok

#Mahasiswa #kuliah #Deportasi #Mesir #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar