Keren! Peneliti Kembangkan Baterai Berasal dari Gula

Peneliti Kembangkan Baterai Berasal dari Gula (RedOrbit)

Arah -  Tim peneliti dari Virginia Tech, Amerika Serikat, berhasil mengembangkan sebuah baterai yang energinya berasal dari gula.

Diharapkan di masa depan baterai dari gula ini akan menggantikan baterai konvesional, karena lebih murah, bisa diisi ulang, dan ramah lingkungan.

Melansir RedOrbit, Rabu (6/9), penelitian yang dipimpin oleh Y.H. Percival Zhang ini menemukan bahwa gula merupakan senyawa penyimpan energi yang paling sempurna di dunia.

"Jadi, sangat logis apabila kami mencoba memanfaatkan kekuatan alam dan ramah lingkungan untuk dijadikan sebuah baterai," kata Zhang.

Dia menambahkan, tim peneliti juga sedang mengembangkan baterai jenis lain yang memiliki energi lebih besar. Sehingga dimungkinkan untuk dapat digunakan sebelum dilakukan pengisian daya.

Baca Juga: Astronot Jepang Kagum Lihat Indonesia dari Luar Angkasa
Facebook Cabut Iklan di Akun Penyebar Hoax

"Dalam tiga tahun kedepan, kami akan memproduksi baterai gula yang bisa digunakan untuk ponsel pintar, tablet, konsol game, dan perangkat elektronik lainnya yang membutuhkan baterai untuk dapat beroperasi," ungkap Zhang.

Untuk menciptakan baterai gula ini, tim peneliti telah melalukan beberapa uji coba. Hasilnya, diketahui bahwa baterai gula berbeda dengan baterai yang berbahan hidrogen dan metanol.

"Baterai gula tidak mudah terbakar dan memiliki kepadatan penyimpanan energi yang lebih tinggi. Baterai gula ini juga bisa diisi ulang dengan hanya menambahkan gula. Prosesnya mirip dengan menambah tinta pada cartridge printer," tutup Zhang.

Berita Terkait

Kementerian Pertanian Kejar Target Swasembada Gula 2019 Kementerian Pertanian Kejar Target Swasembada Gula 2019
Seperti Apa Fungsi Smartphone 50 Tahun Lagi? Seperti Apa Fungsi Smartphone 50 Tahun Lagi?
Bertemu Kapolri, Henry Yosodiningrat Akan Lapor Habib Rizieq? Bertemu Kapolri, Henry Yosodiningrat Akan Lapor Habib Rizieq?

#Baterai #gula #teknologi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar