Resto Cepat Saji Ini Terima Senyuman untuk Pembayaran Makanan

Ilustrasi Pembayaran Transaksi dengan Senyuman/youtube

Arah -   Platform pembayaran online milik Alibaba Group, Alipay, telah meluncurkan cara baru untuk membayar KFC di China, yaitu dengan senyuman.

Sejauh ini, sistem pembayaran dengan pemindai wajah hanya tersedia di satu KFC di Hangzhou, China. 

Perusahaan di balik teknologi tersebut, Ant Financial, anak perusahaan Alibaba, mengatakan bahwa teknologi Smile to Pay memerlukan sekitar satu hingga dua detik pemindai wajah dengan kamera 3D dan algoritma deteksi secara langsung untuk memeriksa identitas orang yang membayar, yang juga harus memasukkan nomor ponsel mereka untuk membantu mencegah penipuan.

Sebagai informasi, versi beta Smile to Pay diperkenalkan pada 2015 oleh Jack Ma pendiri Alibaba.

"Mengambil teknologi pembayaran dengan pemindah wajah secara offline bukanlah tugas yang mudah," kata Jidong Chen, kepala teknologi identifikasi biometrik di Ant Financial.

"Tentang bagaimana kami mendeteksi saat foto seseorang dimanipulasi, saat seseorang meniru identitas orang lain dengan tidak benar -- kami mencegah hal ini dengan menggabungkan perangkat lunak dan perangkat keras dengan menggabungkan algoritme canggih dengan kamera 3D. Kami bisa mencegah penipuan biometrik," sambung dia.

Baca Juga: Duh! Nokia Akan Rumahkan Sekitar 600 Pegawai di Prancis
Pengobatan Insomnia Ternyata Bisa Redakan Depresi dan Paranoia



Menurut Ant Financial, algoritma ini bisa mendeteksi bayangan dan fitur lainnya untuk menguji apakah orang yang berdiri di depan kamera sebenarnya adalah seseorang, dan bukan foto atau video yang digunakan untuk mengelabui sistem pembayaran.

Mengutip antara, dalam video yang merinci bagaimana proses pembayaran berjalan, seorang wanita muda menggunakan mesin itu dalam berbagai penampilan berbeda -- dengan make-up minimal, make-up berat, dan bermacam-macam wig. Mesin itu menunjukkan secara akurat mengenali fitur wajah wanita tersebut setiap kali melakukan pembayaran.

Toko KFC yang menawarkan sistem pembayaran wajah adalah versi waralaba makanan cepat saji tersebut yang lebih sehat atau disebut K Pro yang menjual salad, jus dan paninis. K Pro diperkenalkan pada bulan Juli sebagai cara untuk menarik perhatian pelanggan muda yang mencari pilihan makanan yang lebih sehat, demikian The Verge.

Berita Terkait

Sunyi Senyap, Begini Suasana Rumah Patrialis Akbar Sunyi Senyap, Begini Suasana Rumah Patrialis Akbar
Gejolak Kebijakan Trump Khawatirkan Pemerintah RI Gejolak Kebijakan Trump Khawatirkan Pemerintah RI
Rizieq Dilabeli Status Tersangka, Polri: Tinggal Nunggu Waktu! Rizieq Dilabeli Status Tersangka, Polri: Tinggal Nunggu Waktu!

#restoran #Restoran Unik #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar