Mengharukan! Petani Sumbangkan Beras Hasil Panen untuk Rohingnya

Petani di Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menyumbangkan beras hasil panen dari sawah mereka untuk masyarakat Muslim Rohingya yang tertindas. (Foto: act.id)

Arah -  Terpisah jarak ribuan kilometer dari Myanmar dan Bangladesh, pemberitaan mengenai nasib warga Rohingya menembus sebuah desa kecil di tepi Sungai Bengawan Solo. Tersebutlah Desa Jipang, Kecamatan Cepu, di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Kabar mengenai kondisi ratusan ribu pengungsi Rohingya yang terlunta-lunta di perbatasan Bangladesh-Myanmar menguras empati warga Jipang. Tak terkecuali para petani di desa tersebut.

Maka, ketika mengetahui bahwa beras-beras yang mereka olah akan disalurkan untuk pengungsi Rohingya, mereka berusaha secepat mungkin mengolah hasil panen. Memanen padi tidak lagi dilakukan secara sendiri-sendiri, namun gotong-royong.

“Kita senang kalau ada kegiatan berbau sosial, apalagi bisa beras yang kita panen digunakan untuk menolong orang yang kelaparan. Hasil panen kita jadi bernilai lebih. Semoga pahalanya juga lebih,” ungkap salah seorang petani seperti dikutip dari act.id.

Istiah (55) bahkan rela meminjamkan mesin panen miliknya untuk digunakan oleh petani-petani yang lain. Tujuannya hanya satu: mempercepat proses pengolahan hasil panen.

Baca Juga: Cegah Rohingya Kabur, Myanmar Tanami Ranjau di Perbatasan
Tahu Wartawan yang Mewawancarainya Muslim, Suu Kyi Berang
Menlu RI Temui Suu Kyi, ini Solusi Pemerintah untuk Rohingya

“Soalnya saya dengar ada yang mau panen padi dan berasnya nanti akan dikirim untuk Rohingya. Kasihan ya, mereka di sana hidupnya mengungsi ke sana kemari. Bahkan ada yang tidak memakai pakaian yang layak,” kata Istiah, seorang nenek yang tinggal di Desa Jipang.  

Kasmiran (62), kawan Istiah yang saat itu berada di lokasi panen padi, dengan antusias menambahkan cerita Istiah. "Setelah mendengar cerita dari tetangga beras ini mau dibawa ke sana, dia (Istiah) mengajak saya membawa mesin panen buat mempercepat proses panen. Mungkin sedikit usaha ini bisa menolong mereka yang lagi mengungsi,” ujarnya.

Insya Allah, dengan dukungan segenap warga Indonesia sekaligus petani-petani Blora, 2000 ton beras akan diberangkatkan menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Kapal Kemanusiaan akan sekali lagi mengangkut amanah kepedulian masyarakat Indonesia untuk korban krisis kemanusiaan.

Kapal Kemanusiaan Tahap Tiga ini akan melabuhkan jangkarnya di Bangladesh, menjangkau titik-titik wilayah yang menampung sejumlah besar pengungsi Rohingya baru.

Berita Terkait

Masyarakat Harus Dewasa Ekspresikan Kemarahan Isu Rohingya Masyarakat Harus Dewasa Ekspresikan Kemarahan Isu Rohingya
Menlu RI Temui Suu Kyi, ini Solusi Pemerintah untuk Rohingya Menlu RI Temui Suu Kyi, ini Solusi Pemerintah untuk Rohingya
Pemprov Jabar Gelar Aksi Jalan Kaki untuk Rohingya Pemprov Jabar Gelar Aksi Jalan Kaki untuk Rohingya

#Rohingya #Myanmar #Kabupaten Blora #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar