Penjelasan BPOM Terkait Beredarnya Tablet PCC yang Makan Korban

Korban Tablet PCC (Foto:Antara)

Arah - Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan Kendari, Sulawesi Tenggara, Adillah Pababbari mengatakan, puluhan remaja menjadi korban penyalahgunaan obat dan dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Kendari karena mengonsumsi tablet PCC.

"Tablet PCC ini adalah obat ilegal tanpa izin edar dari BPOM karena berisi zat carisoprodol yang dijual perorangan," kata Adillah di Kendari, saat memberi keterangan pers menyikapi pemberitaan terhadap kasus yang terjadi di Kendari beberapa hari terakhir.

Video remaja yang menjadi korban obat ini juga menjadi viral di media sosial.

Baca Juga: Tips Periksa Kesehatan Diri Dalam 1 Menit yang Patut Dicoba
Tak Hanya untuk Si Kecil, Bedak Bayi Punya Manfaat Lain Lho

Menurut Abdillah, pihaknya sudah mendapatkan sampel yang dikonsumsi puluhan warga Kendari tersebut yang membuat mereka dilarikan ke rumah sakit dan hal itu bukan somadril.

"Obat sampel yang masuk ke sini adalah tablet PCC yang dijual tanpa kemasan serta ilegal. Ada pula sejumlah cairan, kita masih periksa kandungannya, sekali lagi yang dikonsumsi itu bukan somadril yang mengandung zat carisoprodol, karena somadril sudah ditarik peredarannya sejak tiga tahun lalu," katanya. 

Berita Terkait

Benarkah Pertemuan dengan Rizieq Dongkrak Elektabilitas Anies? Benarkah Pertemuan dengan Rizieq Dongkrak Elektabilitas Anies?
FPI Bawa Merah Putih Bertulis Bahasa Arab, MUI Merasa Disudutkan FPI Bawa Merah Putih Bertulis Bahasa Arab, MUI Merasa Disudutkan
Pencoretan Merah Putih, Polisi Ringkus Seorang Terduga Pelaku Pencoretan Merah Putih, Polisi Ringkus Seorang Terduga Pelaku

#BPOM #Kendari #Obat terlarang #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar