Tips Mendidik Anak Menjadi Entrepreneur

Ryan Hickman (7) sudah sukses kumpulkan uang Rp 133 juta lewat bisnis daur ulangnya. Bocah asal Orange Country, California ini menjalani bisnis ini sejak usia 3 tahun. Hmm, masih balita lho udah punya niat merintis perusahaan.

Arah -  Banyak hal positif yang bisa ditanamkan pada anak sejak dini, termasuk jiwa wiraswasta.

Psikolog Rosdiana Setyaningrum untuk berbagi pandangan mengenai cara menumbuhkan jiwa entrepreneurship sejak dini.

“Orang tua sebaiknya memahami bahwa enterpreneurship untuk anak bukan hanya sekadar mengenai kemampuan menjual barang atau membangun bisnis, tapi juga kecerdasan emosional yang dapat membentuk karakter si kecil, seperti rasa percaya diri, keterampilan bersosialisasi, rasa tanggung jawab, dan keinginan untuk selalu berkembang,” kata dia dalam siaran pers dari Carousell: Kidpreneurs.

“Menumbuhkan jiwa enterpreneurship kepada anak juga dapat memberikan sebuah hubungan yang mandiri, sehingga anak tidak akan menjadi sosok yang pemalu dan manja," imbuh Rosdiana.

Baca Juga: Catat! Ini Dia 13 Agenda Wisata Bengkulu 2018
Jangan Disebut, Nama Kota di Italia Ini Bisa Bikin Kamu Sial

Berikut adalah beberapa kiat dari Rosdiana untuk menanamkan jiwa entrepreneurship pada anak:

- Ajarkan bahwa semua barang memiliki harga

Terkadang anak sulit menghargai apa yang mereka miliki hanya karena tidak mengerti nilai dari barang tersebut atau asal uang yang digunakan untuk membeli barang-barang yang mereka inginkan. Namun ketika si kecil belajar bahwa ada harga dari semua barang yang mereka miliki, mereka akan lebih menghargai semua hal.

-Ajarkan bahwa anak perlu berusaha dalam mendapatkan yang mereka inginkan

Beri kesadaran bahwa orang tua harus bekerja keras untuk mencukupi setiap kebutuhan mereka. Oleh karena itu, didik si kecil untuk memahami proses mendapatkan uang dengan cara melakukan pekerjaan kecil dan belajar menabung.

-Berikan pemahaman akan kebutuhan

Ajarkan anak untuk memahami arti prioritas dan kegunaan sebuah barang. Hal ini akan mempermudah si kecil untuk memahami kata “tidak” ketika Anda mengatakannya.

- Ajak untuk berbagi

Ketika selama ini si kecil selalu berada dalam posisi menerima, terkadang mereka lupa bahwa ada orang lain yang lebih membutuhkan. Berikan kesempatan agar anak dapat belajar berbagi dengan mereka yang kurang beruntung.

Hal lain yang perlu dicoba adalah mendorong mereka untuk menjual barang-barang yang tidak lagi terpakai. Ini bisa menjadi latihan yang baik bagi si kecil untuk memahami nilai barang, uang, dan usaha. Mereka juga dapat belajar untuk merawat barang agar tetap berharga bagi orang lain. 

Berita Terkait

Sandiaga Sediakan Sistem Permodalan OK OCE Berlabel Syariah Sandiaga Sediakan Sistem Permodalan OK OCE Berlabel Syariah
16 OKP Gelar Jambore Kebangsaan dan Wirausaha Ekonomi ASEAN 16 OKP Gelar Jambore Kebangsaan dan Wirausaha Ekonomi ASEAN
Ketua MPR: Jangan Mau Cuma jadi Pegawai Ketua MPR: Jangan Mau Cuma jadi Pegawai

#wirausaha #Wirausaha Baru #Anak #Entrepreneur #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar