Pesawat Perang Dunia II Jatuh di Sungai Hudson, Pilot Tewas

Penyelidik FAA melihat rongsokan pesawat antik P-47 Thunderbolt yang jatuh di Sungai Hudson, New York, Amerika Serikat, Sabtu (28/5). (ANTARA FOTO/REUTERS/Brendan McDermid)

Arah - Pilot sebuah pesawat era Perang Dunia II tewas dalam kecelakaan di Sungai Hudson di tepi Manhattan, New York, pada Jumat malam ketika ia berupaya melakukan pendaratan darurat, kata museum yang memiliki pesawat antik tersebut.

Pesawat berjenis P-47 Thunderbolt itu menabrak permukaan sungai di sebelah selatan Jembatan George Washington.

Departemen Kepolisian New York mengidentifikasi jenazah yang berhasil dikeluarkan dari pesawat sebagai William Gordon, berusia 56 tahun, dari Key West, Florida.

Polisi tidak memberikan komentar soal penyebab kecelakaan fatal tersebut.

Museum American Airpower, sebagai pemilik pesawat, mengatakan dalam sebuah pernyataan di Facebook, Sabtu, bahwa Gordon merupakan seorang penerbang "yang luar biasa handal" dan ketika itu sedang mengarahkan pesawat untuk melakukan pendaratan darurat di Sungai Hudson.

Gary Lewi, juru bicara museum di Farmingdale, New York, itu mengatakan kepada surat kabar wilayah Long Island, Newsday, bahwa mesin pesawat mengalami kerusakan saat terbang.

Seperti dikutip Antara, para saksi mata mengatakan kepada CNN bahwa mereka melihat sang pilot bergelut untuk keluar dari kokpit setelah pesawat menabrak air.

Penyelidikan sedang dijalankan oleh Badan Penerbangan Federal (FAA) dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional.

FAA mengatakan pesawat nahas tersebut merupakan salah satu dari tiga pesawat yang lepas landas dari Bandara Republic di Farmingdale. Dua pesawat lainnya telah kembali dengan selamat ke bandar udara.

Media setempat bahwa pesawat-pesawat tersebut diterbangkan sebagai bagian dari pengambilan gambar untuk promosi.

Kecelakaan Jumat malam itu terjadi pada saat berlangsungnya Fleet Week, yaitu perayaan para anggota pelayanan pelayaran militer Amerika Serikat yang berlangsung.

Belasan kapal polisi, penyelamat dan pemadam kebakaran yang dilengkapi dengan lampu sorot warna biru dikerahkan pada Jumat malam untuk mencari keberadaan pesawat yang mengalami kecelakaan itu.

Pada Sabtu, satu kapal derek berhasil mengangkat pesawat tersebut dan membawanya ke dermaga di daerah Lower Manhattan, kata Nancy Silvestri, juru bicara Kantor Wali Kota New York urusan Penanganan Darurat.

Kecelakaan terjadi di dekat titik seorang pilot pesawat jet U.S. Airways melakukan pendaratan secara mulus pada Januari 2009 setelah pesawatnya menabrak sekumpulan burung dan kehilangan tenaga pada kedua mesin. Seluruh 155 penumpang dan awak selamat dalam insiden tersebut, yang kemudian disebut dengan "Keajaiban di Hudson."

Berita Terkait

Pesawat Milik Flydubai Jatuh, 62 Penumpang Tewas Pesawat Milik Flydubai Jatuh, 62 Penumpang Tewas
Kedubes Rusia Belum Pastikan Adanya Korban WNI di Flydubai Kedubes Rusia Belum Pastikan Adanya Korban WNI di Flydubai
Pesawat EgyptAir Hilang, Saksi: Ada Objek Terbakar di Langit Pesawat EgyptAir Hilang, Saksi: Ada Objek Terbakar di Langit

#Kecelakaan Pesawat #pesawat jatuh #Pesawat PD II Jatuh

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar