Di Negara Ini Bitcoin Diharamkan, Ini Alasannya

Mata uang virtual Bitcoin (Foto REUTERS/Benoit Tessier)

Arah -  Bitcoin telah resmi dinyatakan haram oleh para ulama di Turki, Arab Saudi, dan Mesir.

Alasannya, karena mata uang kripto atau cryptocurrency ini mirip perjudian dan merupakan jembatan bagi pelaku kejahatan seperti pencucian uang atau perdagangan narkoba.

Hal tersebut membuat negara seperti Bangladesh, Bolivia, dan Maroko, juga mengikuti mengeluarkan larangan formal untuk perdagangan Bitcoin.

Meski demikian, dalam sebuah pertemuan Masyarakat Ekonomi Syariah di Kazan, Rusia, pada 1 November 2017, menyebutkan kalau cryptocurrency bisa digunakan perbankan syariah, untuk kurun waktu dua hingga tiga tahun mendatang.

Hal ini diungkapkan oleh penasihat Keuangan dan Ekonomi Syariah dari Dewan Mufti Rusia, Madina Kalimullina.

Baca Juga: Ketika Tunarungu Berkenalan dengan Tuhan
Cahaya Benderang di Taman Tunanetra

Ia mengatakan bahwa berdasarkan karakteristik mata uang kripto, 'koin' boleh-boleh saja apabila memenuhi standar hukum Islam.

“Memang, saat ini belum. Namun, dalam perspektif dua atau tiga tahun lagi, mata uang kripto bisa dikembangkan. Topik ini sangat populer di komunitas Islam Rusia, khususnya Kaukasus," kata Kalimullina, seperti dikutip dari Russia Today.

Berita Terkait

April 2018, The Script Siap Guncang Jakarta, Ini Harga Tiketnya April 2018, The Script Siap Guncang Jakarta, Ini Harga Tiketnya
Pilgub DKI Diikuti Agus-Sylvi dan Ahok-Djarot Saja, Siapa Unggul? Pilgub DKI Diikuti Agus-Sylvi dan Ahok-Djarot Saja, Siapa Unggul?
DNA Mumi Ungkap Rahasia Genetika Orang Mesir DNA Mumi Ungkap Rahasia Genetika Orang Mesir

#Mata Uang Virtual Bitcoin #Mesir #Turki #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar