Harga Kopra di Gorontalo Alami Penurunan Sejak Awal 2018

Petani Kopra (Foto : Instagram / ghofur8312)

Arah -  Harga kopra yang dijual petani di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, mengalami penurunan harga sejak awal tahun 2018.

Adam Mohamad (47), petani dan pengelolah kopra di Kwandang, Minggu, di Gorontalo, mengatakan, harga kopra turun dari Rp10.000/kg menjadi Rp8.500/kg.

Namun kata ia, turunnya harga tersebut tidak berpengaruh pada aktivitas petani, meski saat ini musim hujan melanda wilayah itu.

"Aktivitas tetap tinggi, meski pengelolah harus menghadapi cuaca ekstrim, sebab hujan intensitas tinggi melanda wilayah ini, maka aktivitas penjemuran semakin ditingkatkan dengan cuaca yang tidak menentu," ujarnya.

Diakui Adam, kendala yang dihadapi yaitu minimnya sarana dan prasarana penjemuran.

[baca_juga]

Biasanya kata ia, mereka menumpang di bak-bak penjemuran padi, namun musim penghujan mengharuskan mereka mengantri dengan aktivitas penjemuran padi.

"Kami terpaksa menjemur kopra memanfaatkan ruas jalan aspal yang belum dimanfaatkan, agar komoditas ini bisa kering sempurna," ujar Adam seperti dilansir Antaranews.

Sementara Husain (47) meminta pemerintah daerah mendukung aktivitas tersebut dengan membangun fasilitas pengeringan yang memadai.

"Untuk menjemur kopra, kami membayar buruh seharga Rp150 per kilo gram, namun fasilitas penjemuran cukup terbatas sebab hanya mengandalkan bak-bak penjemuran padi," ujar Husain.

Berita Terkait

Kota Yogjakarta Masuk Puncak Musim Hujan Kota Yogjakarta Masuk Puncak Musim Hujan
Ada yang Tahu Kenapa Harga Cabai Tinggi? Ini Jawabannya Ada yang Tahu Kenapa Harga Cabai Tinggi? Ini Jawabannya
Di Pulau Ini, Harga Elpiji 3kg per Tabung Dua Kali Lebih Mahal Di Pulau Ini, Harga Elpiji 3kg per Tabung Dua Kali Lebih Mahal

#Kopra #Harga Kopra #Gorontalo #Gorontalo Utara #Petani #Petani Kopra #Cuaca Ekstrim #Musim Hujan #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar