Kamis Pagi, Nilai Tukar Rupiah Rp13.678

Petugas menunjukkan uang dolar US dan uang rupiah di tempat penukaran uang di kantor PT Valuta Inti Prima, Jakarta, Jumat (11/11). Rupiah pada penutupan perdagangan akhir pekan ditutup melemah tajam 1,77% atau 232 poin ke Rp13.350 per dolar AS dimana Bank Indonesia menilai volatilitas pergerakan rupiah disebabkan oleh aksi jual valuta asing di pasar akibat pengaruh analis global setelah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS. (Foto: Antara/ Muhammad Adimaja)

Arah -  Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi melemah sebesar 66 poin menjadi Rp13.678 dibanding posisi sebelumnya Rp13.612 per dolar AS.

"The Fed yang memberikan sinyal untuk menaikan suku bunganya membuat dolar AS kembali terapresiasi terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah," kata Annalis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Kamis.

Ia mengemukakan bahwa hasil risalah dalam pertemuan The Fed pada 30-31 Januari yang diumumkan tadi malam menyatakan adanya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang nantinya dapat memicu inflasi sehingga kenaikan tingkat suku bunga The Fed dimungkinkan terjadi.

"Pasca risalah itu, sejumlah yield obligasi Amerika Serikat meningkat dan mendorong permintaan dolar AS," katanya.

Ia mengharapkan, pelemahan rupiah dapat terbatas seiring adanya pernyataan positif dari Gubernur BI, Agus Martowardojo terkait pelonggaran kebijakan makroprudensial untuk memulihkan penyaluran kredit perbankan.

Baca Juga: Kamis Sore, Rupiah Menguat ke Rp 13.535
Rabu Sore, Rupiah Menguat 28 Poin

Di sisi lain, lanjut dia, adanya pernyataan positif dari Kemenkeu dimana APBN di bulan Januari 2018 menunjukan perbaikan. Realisasi pendapatan negara telah mencapai Rp101,4 triliun atau 5,3 persen dari target APBN 2018 sebesar Rp1.894,7 triliun, atau tumbuh 14,7 persen dari periode sama tahun lalu.

Kepala Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan bahwa pergerakan mata uang rupiah cenderung dipengaruhi oleh sentimen eksternal, terutama dari Amerika Serikat mengenai potensi kenaikan suku bunga AS.

"Hasil pertemuan The Fed yang `hawkish` mendorong kenaikan dolar AS lebih lanjut," katanya, seperti dilansir Antaranews.

Berita Terkait

Kamis Pagi, Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp13.425 Kamis Pagi, Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp13.425
Rabu Sore, Rupiah Menguat 28 Poin Rabu Sore, Rupiah Menguat 28 Poin
Dolar Bertahan, Harga Emas Berjangka Kembali Turun Dolar Bertahan, Harga Emas Berjangka Kembali Turun

#Nilai Tukar Rupiah #Rupiah #Uang Rupiah #mata uang #Uang Dolar #dolar #Kurs Dolar AS #Mata Uang Asing #Gubernur BI #Inflasi #Obligasi Ritel Indonesia #Pertumbuhan Ekonomi #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar