Alokasi Dana Desa Senilai Rp800 Juta Dibekukan

ilustrasi uang (Antara/Muhammad Adimaja)

Arah -  Alokasi dana desa tahap II pada tahun anggaran 2017 senilai Rp800 juta untuk dua desa di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, dibekukan karena diduga ada masalah dalam penggunaan anggaran tersebut.

Dana tersebut berasal dari dua desa yakni Desa Pedataran dan Ulak Lebar, kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Ahmad Firdaus di Baturaja, Kamis.

Dia mengemukakan, dua desa yang tidak bisa mencairkan Dana Desa tahap II tahun 2017 karena diduga terjadi masalah dalam penggunaan anggaran tahap sebelumnya.

"Itu sesuai rekomendasi Inspektorat OKU," kata dia, kedua desa tersebut akan menerima sanksi dari pemerintah akibat masalah ini dan akan diproses hukum jika dalam penyelidikan ditemukan kerugian negara.

Baca Juga: Penjualan Produk Kerajinan Kayu Hitam di Palu Menurun
Menkes Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis Di Asmat

"Kalau tidak salah sanksinya tahun ini alokasi dana desa untuk dua desa tersebut dikurangi, tapi berapa nilainya saya kurang tahu persis," katanya seperti dilansir Antaranews.

Dampak dari dana desa tersebut dibekukan, Pemerintah Kabupaten OKU mendapat teguran dari BPK Perwakilan Sumatera Selatan.

"Surat teguran dari BPK sudah pernah disampaikan Bupati OKU kepada kami pada rapat staf belum lama ini," ujarnya.

Berita Terkait

Merasa Bersalah, Pengemudi Speed Boat Tenggelam Serahkan Diri Merasa Bersalah, Pengemudi Speed Boat Tenggelam Serahkan Diri
DPR Setujui Perppu Ormas Jadi Undang-Undang DPR Setujui Perppu Ormas Jadi Undang-Undang
Usut Korupsi Dana Bansos Pemprov DKI, Bareskrim Gandeng BPK Usut Korupsi Dana Bansos Pemprov DKI, Bareskrim Gandeng BPK

#anggaran negara #Anggaran Keuangan #Kabupaten Ogan Ilir #Sumatera Selatan #sanksi #Pemerintah #Alokasi Dana Desa #Dana Alokasi Desa #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar