Film Indonesia Mulai Dilirik China

"saya akan jaga film ini hingga bertahan selama mungkin, agar generasi yang akan datang bisa melihat sejarah film Indonesia" (foto: Arie Febstyo)

Arah -  Sejumlah film layar lebar besutan rumah produksi Multivision Plus dilirik dan dibeli untuk disiarkan di China.

"Tiongkok sudah melirik film-film Indonesia. Sudah ada beberapa film produksi kami yang sudah dibeli oleh Tiongkok, salah satunya adalah Lima Cowok Jagoan," ujar pemilik rumah produksi Multivision Plus, Raam Punjabi, di Jakarta, Sabtu.

Sejumlah film lainnya yang juga dibeli China adalah Takeshi Abdullah dan Maju Kena Mundur Kena Returns. Punjabi menyebut ada dua film lain, namun ia mengaku lupa judulnya.

Baca Juga: Bom Bunuh Diri di Yaman Tewaskan Puluhan Orang
https://www.arah.com/article/43622/wow-ponsel-ini-akan-dibekali-baterai-16-000mah.html


"Untuk Lima Cowok Jagoan juga sudah dibeli Australia dan akan tayang di sana dalam waktu dekat," jelas dia.

Dia mengatakan, China merupakan pasar yang besar untuk industri perfilman. Banyak film-film asal Hollywood yang meraup keuntungan besar di negeri Tirai Bambu itu. Begitu juga film-film asal India, di antaranya PK yang juga sukses di sana dengan perolehan 16,68 juta dolar Amerika Serikat.

"Bahkan PK sendiri mendapat box office di Tiongkok," kata Punjabi.

Oleh karenanya, pihaknya berupaya agar bisa masuk ke pasar China dan perlahan jalan ke arah sana semakin terbuka. Permasalahan utama film besutan dalam negeri, kata dia, adalah kualitas film yang belum memenuhi standar internasional.

Pada tahun ini, Multivision mempersiapkan sejumlah film mulai dari EL, yang merupakan adaptasi novel Luluk HF dengan bintang Aurelie Moeremans dan Achmad Megantara.

Kemudian dua film horror Kuntilanak karya Rizal Mantovani dan Kaki Langit karya Sridhar Jetty. Judul selanjutnya dalam proses persiapan adalah Almost Is Never Enough, adaptasi novel Sefryana Khairil serta Tersanjung.

Keduanya garapan sutradara Hanung Bramantyo. Puncaknya adalah Catatan Si Boy 6, garapan sutradara Rizal Mantovani, kisah dari tokoh layar lebar legendaris yang tenar pada dasawarsa '80 dan '90-an.

Berita Terkait

Ini Dia 10 Daftar Film yang Wajib Ditonton Pada 2018 Ini Dia 10 Daftar Film yang Wajib Ditonton Pada 2018
Ada Idola Kamu? Berikut Pemenang Screen Actors Guild 2018 Ada Idola Kamu? Berikut Pemenang Screen Actors Guild 2018
Ini Dua Film Indonesia Yang  Menangi Festival Film Internasional Ini Dua Film Indonesia Yang Menangi Festival Film Internasional

#Film #Film Baru #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar