Ada 173 Perempuan Jadi Korban Pembunuhan Selama 2017

Ilustrasi jenazah. (Foto: Shutterstock.com)

Arah -  Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Mariana Amiruddin mengatakan data Menghitung Pembunuhan Perempuan menunjukkan bahwa 173 perempuan menjadi korban pembunuhan di Indonesia sepanjang 2017.

Dalam jumpa pers Women's March Jakarta 2018 di aula Komnas Perempuan, Jakarta, Kamis, Mariana mengatakan bahwa pelaku pembunuhan perempuan 95 persen laki-laki.

Ia juga mengutip Catatan Tahunan Komnas Perempuan yang menyebutkan bahwa sepanjang 2017 ada hampir 260.000 laporan kasus kekerasan terhadap perempuan, baik dalam ranah rumah tangga maupun di ranah publik.

Kasus femicide, atau pembunuhan perempuan, menurut dia, bisa terjadi karena fungsi perlindungan korban saat nyawanya terancam, termasuk dalam konteks kekerasan dalam rumah tangga, tidak dijalankan.

[baca_juga]

"Femicide terjadi karena kuasa patriarki yang kuat, relasi kuasa antara pelaku dengan korban dan pelaku adalah orang-orang dekat yang dikenal korban," tuturnya seperti dilansir Antaranews.

Ribuan orang pada Sabtu (3/3) akan turun ke jalan dalam Women's March Jakarta 2018 untuk menuntut pemenuhan hak perempuan dan kelompok terpinggirkan lain seperti masyarakat adat, pekerja migran, pekerja industri, pekerja domestik, orang dengan HIV/AIDS, kelompok minoritas gender dan seksual serta kelompok difabel. Tuntutan mereka bukan hanya berkenaan dengan perlindungan tetapi juga bantuan hukum dan pemulihan bagi para penyintas.

Berita Terkait

Polisi Temukan Potongan Tangan di Lokasi 'Carok' Sampang Polisi Temukan Potongan Tangan di Lokasi 'Carok' Sampang
Ibu Tiri Ini Tega Ceburkan Bocah 4 Tahun ke Air Mendidih Ibu Tiri Ini Tega Ceburkan Bocah 4 Tahun ke Air Mendidih
Selamat dari Maut, Kinara Teringat Sang Ibu Tiap Bangun Tidur Selamat dari Maut, Kinara Teringat Sang Ibu Tiap Bangun Tidur

#Perempuan #Komnas Perempuan #perempuan pekerja #Jenazah #pembunuhan #Kasus Pembunuhan #Pembunuhan Sadis #Korban Pembunuhan #Pembunuhan Berencana #KDRT #Bantuan Hukum #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar