Fed Naikkan Suku Bunga, Harga Emas Berjangka Ikutan Naik

Ilustrasi Emas Batangan/Foter/Bank of England

Arah -  Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena dolar AS melemah lebih lanjut menyusul keputusan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga jangka pendeknya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April naik 9,6 dolar AS atau 0,73 persen, menjadi 1.321,5 dolar AS per ounce.

The Fed pada Rabu (21/3), seperti diperkirakan secara luas, memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin dan mengisyaratkan dua kenaikan suku bunga lagi pada 2018, dengan alasan prospek ekonomi "menguat" dalam beberapa bulan terakhir.

Indeks dolar AS, yang mengukur mata uang greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,5 persen menjadi 89,91 pada pukul 17.30 GMT.

Baca Juga: Pendiri WhatsApp Ramaikan Tagar deletefacebook
KPK: Wali Kota dan Anggota DPRD Malang Korupsi Massal

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 23,4 sen, atau 1,45 persen, menjadi menetap di 16,419 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan April bertambah 5,6 dolar AS, atau 0,59 persen, menjadi ditutup pada 950,6 dolar AS AS per ounce, demikian XInhua yang dilansir Antaranews.

Berita Terkait

Dolar Bertahan, Harga Emas Berjangka Kembali Turun Dolar Bertahan, Harga Emas Berjangka Kembali Turun
Aksi Jual Saham, Dolas AS Kini Menguat Aksi Jual Saham, Dolas AS Kini Menguat
Kamis Pagi, Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp13.425 Kamis Pagi, Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp13.425

#emas #Suku Bunga #dolar #Uang Dolar #Kurs Dolar AS #mata uang #saham #Prospek Ekonomi Indonesia #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar