Indeks BEI Merosot Akibat Rencana Trump Terapkan Tarif Impor

Sejumlah orang mengamati layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (26/5). Pada pembukaan perdagangan perdana pasca terjadinya teror bom di Kampung Melayu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 9,92 poin atau 0,17 persen menjadi 5.713,35 poin. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Arah -  Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi merosot 115,96 poin atau 1,85 persen ke posisi 6.138,10 poin, terdampak kekhawatiran pelaku pasar mengenai potensi perang dagang global menyusul rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerapkan tarif impor besar.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 29,06 poin (2,83 persen) menjadi 997,58 poin.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan setelah sentimen kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, perhatian pelaku pasar tampaknya beralih ke sentimen lainnya mengenai rencana Presiden Trump merealisasikan pengenaan tarif impor.

"Investor merespons negatif terhadap kebijakan itu karena dapat memicu perang dagang global sehingga aksi jual di pasar saham global, termasuk di dalam negeri berlanjut," kata Reza.

"Sementara dari dalam negeri juga minim sentimen positif baru sehingga investor cenderung mengamankan nilai asetnya dari pasar saham," katanya seperti dilansir Antaranews.

[baca_juga]

Wakil Presiden Riset dan Analisis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere mengatakan investor masih menimbang implikasi kebijakan The Fed dan potensi perang dagang global.

Dari dalam negeri, lanjut Nico Omer, sentimen positif dari laporan laba emiten dan pembagian dividen belum cukup kuat menopang pergerakan IHSG.

Sementara di tingkat regional, indeks bursa Nikkei turun 764,16 poin (3,54 persen) ke 20.827,83; indeks Hang Seng melemah 892,05 poin (2,87 persen) ke 30.179,00 dan Straits Times melemah 59,94 poin (1,72 persen) ke posisi 3.431,43.

Berita Terkait

Saham Wall Street Melemah setelah Trump Naikan Tarif Impor China Saham Wall Street Melemah setelah Trump Naikan Tarif Impor China
Donald Trump Suarakan Islam Radikal, Indonesia Tak Perlu Tersudut Donald Trump Suarakan Islam Radikal, Indonesia Tak Perlu Tersudut
IHSG BEI Dibuka Melemah 5,75 Poin IHSG BEI Dibuka Melemah 5,75 Poin

#Pasar Saham #Pasar Global #saham #wirausaha #Indeks Harga Saham Gabungan #Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) #Donald Trump #Presiden Amerika Serikat Donald Trump #Perdagangan #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar