Data Pengguna Facebook yang Bocor Capai 87 Juta

facebook, facebook hapus pengemis like and share

Arah - Rabu sore (4/4/2018), Chief Technology Office Facebook Mike Schroepfer mengungkap perusahaannya telah berbagi data hingga 87 juta dengan perusahaan konsultan politik Cambridge Analytica. Dari jumlah tersebut, sebagian besar pengguna yang terkena dampak berada di Amerika Serikat.

Tapi paling mengejutkan, dari data yang disajikan Chroepfer, ada nama Indonesia di daftar negara yang data penggunanya dibagi ke Cambridge Analytica. Jumlahnya cukup banyak, yakni 1.079.031 atau sekitar 1,2% dari total.Angka tersebut membuat Indonesia berada di urutan ketiga setelah Filipina.

Sayangnya tidak diketahui data dari Indonesia digunakan untuk apa oleh Cambridge Analytica. Pasalnya data pengguna Amerika Serikat dipakai untuk kampanye Donald Trump pada Pilpres AS 2016. Persoalan tersebut kemudian berdampak pada risaunya para tokoh teknologi sampai aksi penghapusan akun Facebook. Misalnya, CEO Apple Tim Cook yang mengungkapkan peristiwa ini perlu menjadi pelecut untuk menggaungkan pentingnya regulasi data pribadi pengguna platform online.

Baca Juga: Cak Imin Ajak Masyarakat Menerima Maaf Sukmawati Soal Puisinya
Nilai Tukar Rupiah Melemah Menjadi Rp13.759

Berita Terkait

Begini Data Facebook Diduga Dipakai Untuk Meraih Suara Begini Data Facebook Diduga Dipakai Untuk Meraih Suara
Gus Ipul Berkomitmen Untuk Jaga Kesenian Ludruk Gus Ipul Berkomitmen Untuk Jaga Kesenian Ludruk
Polisi Akan panggil Anies Terkait Penutupan Jalan Jati Baru Polisi Akan panggil Anies Terkait Penutupan Jalan Jati Baru

#Facebook #PIlkada #pilkada jakarta #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar