Pabrik Madukismo Rencanakan Giling Tebu 503.880 Ton

Ilustrasi gula pasir. (Foto: istimewa)

Arah - Pabrik Gula Madukismo di Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2018 merencanakan menggiling tebu sebanyak 503.880 ton untuk memproduksi gula.

"Jumlah tebu yang akan digiling diperkirakan sebanyak 503.880 ton yang berasal dari tebu rakyat kemitraan maupun tebu rakyat mandiri," kata Direktur PT Madu Pabrik Gula PS Madukismo Yogyakarta Rahmad Edy Cahyono disela acara Kirab Tebu Manten di pabrik ini, Jumat.

Menurut dia, tebu yang akan digiling tersebut berasal dari 10 kabupaten di seluruh DIY dan Jawa Tengah yaitu Kabupaten Bantul, Sleman, Kulon Progo, Gunung Kidul (DIY), dan Magelang, Temanggung, Purworejo, Kebumen, Sragen dan Purbalingga.

Direktur PT Madu Pabrik Gula Madukismo mengatakan, total lahan tebu di 10 kabupaten DIY dan Jateng tersebut seluas 7.559 hektare.

Menurut dia, PG Madukismo Yogyakarta yang merupakan satu-satunya pabrik gula di DIY ini akan memulai giling tebu pada Kamis Legi (26/4) dan diharapkan selesai pada akhir Oktober 2018.

"Proses giling akan berjalan selama kurang lebih 173 hari dengan kapasitas giling harian rata-rata sebanyak 3.500 ton tebu," kata Rahmad Edy Cahyono.

Ia menjelaskan, dengan perkiraan rendemen sebesar 7,3 persen, maka jumlah gula yang dihasilkan diperkirakan sebanyak 37.000 ton, disamping itu akan mengolah gula mentah sebanyak 50.000 ton yang diperkirakan menjadi gula pasir 46.000 ton.

Baca Juga: KAI Atur Pemberangkatan Kereta Antisipasi Dampak Demo
Jalan Merdeka Timur Lumpuh Karena Unjuk Rasa

"Di mana gula seluruh produksi ini akan dialokasikan untuk mencukupi kebutuhan gula konsumsi langsung masyarakat DIY dan Jateng selatan yang diperkirakan sebesar 136.000 ton per tahun," katanya.

Adapun filosofi Manten Tebu yaitu mengawinkan tebu laki-laki (Kyai Sukro) dan perempuan (Nyai Manis). Manten tebu ini dikirab di seputaran kawasan pabrik dan dipertontonkan kepada masyarakat setempat.

"Ini diharapkan akan memberikan keturunan yang berupa tanaman tebu yang banyak dan berkualitas, oleh karena itu tebu manten ini menjadi tebu pertama (cucuk lampah) bagi tebu-tebu yang akan digiling pada 2018," katanya.

Berita Terkait

Gula Erat Dengan Kanker? Ini Penjelasan Ilmiahnya.. Gula Erat Dengan Kanker? Ini Penjelasan Ilmiahnya..
Stop! Jauhi Tubuh dari Kecanduan Gula Stop! Jauhi Tubuh dari Kecanduan Gula
KitKat Luncurkan Cokelat Edisi Warna Pink KitKat Luncurkan Cokelat Edisi Warna Pink

#gula #Kadar Gula #gula cokelat #Korupsi Pabrik Gula #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar