Pariwisata Daerah Jadi Penggerak Perekonomian Tasikmalaya

ilustrasi : salah satu warga Kampung Naga, Tasikmalaya (shuttersstock)

Arah - Wakil Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto menyatakan, potensi pariwsiata di daerah itu dapat menjadi penggerak dalam mendorong pertumbuhan perekonomian daerah yang akhirnya memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

"Seluruh sektor baik infrastruktur, industri perdagangan, ekonomi kreatif, seni dan kebudayaan, pertanian, dan sektor lain haruslah fokus ikut menopang pengembangan destinasi wisata Galunggung secara sinergis," kata Ade Sugianto saat membuka kegiatan Halaqoh Para Alim Ulama dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam rangka konsultasi publik revisi RPJMD Tahun 2016-2021 di Singaparna, Tasikmalaya, Senin.

Ia menuturkan, upaya meningkatkan destinasi wisata sesuai kebijakan pembangunan nasional melaui Keputusan Presiden Nomor 59 tahun 2017 Tentang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan menetapkan pariwisata menjadi lokomotif perekonomian.

Menurut dia, sesuai kebijakan nasional tersebut, sudah saatnya Kabupaten Tasikmalaya menjadikan pariwisata sebagai sektor strategis yang menjadi media integrasi program dan kegiatan antarsektor pembangunan yang dapat menggerakan perekonomian rakyat.

"Kita punya kawasan wisata Galunggung, fokuskan pengembangan wisata di daerah ini sehingga menjadi destinasi wisata unggulan yang ikonik," katanya.

Baca Juga: Asik... Mudik ke Tasikmalaya Bisa Naik Pesawat
Bupati Tasikmalaya: Rumah Panggung Aman dari Gempa

Program potensi pariwisata itu merupakan bagian dari tiga program unggulan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yaitu penanggulangan kemiskinan, penataan destinasi pariwisata, dan peningkatan produktivitas pertanian.

Ade menyampaikan, terkait program produktivitas pertanian karena Kabupaten Tasikmalaya sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani, bahkan sektor pertanian masih menjadi penyumbang terbesar terhadap jumlah total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Tasikmalaya.

"Meskipun kontribusi PDRB sektor pertanian terhadap total PDRB menurun, bergeser ke sektor jasa dan perdagangan, kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Tasikmalaya haruslah pro terhadap petani," katanya.

Ia menambahkan, telah mengistruksikan kepada para Kepala Satuan Kerjat Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya agar mengawal dan melaksanakan masukan dan harapan hasil Halaqoh Para Alim Ulama dalam berbagai program dan kegiatan menuju Kabupaten Tasikmalaya yang lebih sejahtera.

Ia berharap, hasil dari kegiatan itu dapat menjadi prioritas untuk ditindak lanjut penyempurnaan revisi RPJMD Kabupaten Tasikmalaya tahun 2016-2021 dalam meningkatkan sinergitas antar perangkat daerah mulai dari proses perencanaan maupun dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan sesuai sasaran dan tujuan.

Berita Terkait

Ini Dia Inspirasi Tempat Wisata di Selatan Selandia Baru Ini Dia Inspirasi Tempat Wisata di Selatan Selandia Baru
Palembang Promosi Asian Games dan Objek Wisata di Berlin Palembang Promosi Asian Games dan Objek Wisata di Berlin
Monas Masih Jadi Primadona Wisata Jakarta Monas Masih Jadi Primadona Wisata Jakarta

#Tasikmalaya #Bupati Tasikmalaya #wisata #Pariwisata #ikon wisata #Duta Pariwisata #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar