Cerita Pertanian dan Pendidikan dari Kampung Darmin Nasution

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengunjungi kampung halamannya Kabupaten Mandailing Natal. (Dok.Kemenko Perekonomian)

Arah - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengunjungi kampung halamannya Kabupaten Mandailing Natal yang tengah berulang tahun ke-20 beberapa hari lalu. Sebagai putera daerah, Darmin tahu betul bagaimana permasalahan yang dihadapi daerahnya, mulai dari sektor dari pertanian hingga pendidikan.

Dalam sambutannya, Darmin mengatakan dalam dua minggu terakhir pemerintah tengah mendorong harga karet agar perlahan naik. Salah satunya melalui jalur diplomasi, dengan mengadakan pertemuan International Tripatrite Rubber Council (ITRC) dengan Pemerintah Thailand dan Malaysia.

“Penghasilan utama masyarakat Mandailing adalah dari menderes karet, saya percaya masyarakat yang menderes karet merasakan bahwa dalam 2 minggu harga bergerak. Paling tidak dari 5 sampai 6 ribu bergerak ke angka 7 sampai 8 ribu,” ujarnya.

Sebagai bentuk perhatianpemerintah terhadap pertanian karet, Darmin menjelaskan, pemerintah tengah menyiapkan program peremajaan karet. Setiap hektar karet yang diremajakan sekitar 0,6 hektar ditanami karet. Sisanya yang 0,4 hektar bisa ditanami masyarakat dengan apa saja, namun harus tetap menghasilkan.

“Rakyat kita menanam karet sudah hampir 100 tahun, boleh jadi belum pernah dilakukan peremajaan karet. Program yang disiapkan, bulan Juni sudah akan mulai meremajakan karet rakyat,” jelasnya.

Darmin menceritakan masa kecilnya dimana masyarakat sangat memperhatikan pendidikan. Karena itu, pendidikan dan pelatihan SDM sangat diperlukan.

Baca Juga: Startup Ini Tak Sekadar Decacorn Pertama di Asia Tenggara
Sutradara Hollywood Asal Indonesia Promosi Pariwisata Nusantara

“Menjadi bahan ejekan kalau ada teman tidak tamat Sekolah Dasar (SD). Orang Mandailing itu rajin sekolah,” kata Darmin.

Pprogram pemerintah yang fokus terhadap pendidikan dan pelatihan SDM, lanjut dia, disebut dengan pendidikan vokasi. Tahun ini transisinya akan lakukan reformasi besar besaran terkait pendidikan dan pelatihan vokasi.

"Mulai dari Guru, kurikulum, kita benahi. Agar SDM kita mampu bersaing di tengah Revolusi industri4.0 dan sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI),” pungkasnya.

Berita Terkait

Utang Pemerintah Makin Banyak, Ini Alasan Menteri Darmin Utang Pemerintah Makin Banyak, Ini Alasan Menteri Darmin
Usaha Mikro Sedot Kredit Hampir Rp100 Triliun, Berapa yang Macet? Usaha Mikro Sedot Kredit Hampir Rp100 Triliun, Berapa yang Macet?
Ini Perkiraan Inflasi Indonesia di Tahun 2017 Ini Perkiraan Inflasi Indonesia di Tahun 2017

#Darmin Nasution #Kemenko Perekonomian #Pendidikan #Pertanian #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar