Tak Hanya Belanja, PIM Muara Baru Bisa Jadi Destinasi Wisata

Pasar Ikan Modern Muara Baru. di Jakarta Utara (Humas KKP)

Arah - Ketika mendengar kata Pasar ikan, yang seringkali muncul di benak orang adalah bau, kotor dan tidak teratur. Citra negatif ini menjadi salah satu alasan pemerintah membangun Pasar Ikan Modern (PIM) Muara Baru.

Pasar ikan dengan konsep bersih, higienis dan modern ini merupakan terobosan baru one stop shopping aneka produk perikanan yang nyaman, tidak becek dan tidak bau. Selain itu juga menawarkan kemudahan transaksi, serta menjadi salah satu tempat tujuan wisata di Jakarta Utara.

Pembangunan pasar ikan kekinian sesuai amanat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Perikanan Nasional.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP) menindaklanjuti dengan meluncurkan program prioritas pembangunan Pasar Ikan Modern (PIM) yaitu di Muara Baru, DKI Jakarta dan Kabupaten Bandung pada 2018.

Bangunan PIM Muara Baru seluas 2 Ha berada di atas lahan sekitar 4,15 Ha dengan anggaran Rp150,69 miliar. PIM ini dibangun dengan sistem design and built oleh pelaksana PT Pembangunan Perumahan dan Manajemen Kontruksi PT Fajar Nusa Consultans.

PIM Muara Baru diharapkan menjadi sentra perikanan nasional yang strategis mengingat banyaknya ikan yang diperjualbelikan di pasar existing Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Muara Baru. Berdasarkan data Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman, setiap harinya, PPI Muara Baru memasarkan sekitar 400 ton ikan dengan nilai omset rata-rata sekitar Rp8-10 miliar.

Ikan-ikan ini berasal dari wilayah Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur (sepanjang pantai utara Jawa). Ikan ini didominasi oleh jenis ikan laut yaitu kembung, cumi, tongkol, kakap, dan udang, dan jenis ikan air tawar seperti patin, bawal, dan mujair.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti seperti dilansir Hums KKP mengungkapkan tujuan pembangunan PIM Muara Baru untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat Jakarta dan sekitarnya, menyediakan tempat jual-beli yang nyaman, bersih, memenuhi standar sanitasi, dan higienis, serta menyediakan ikan yang bermutu, aman dikonsumsi, kontinyu, beragam, dan terjangkau.

Selain itu, juga untuk mengembangkan sentra bisnis perikanan dan industri pendukungnya, mengembangkan tempat promosi dan edukasi sektor kelautan dan perikanan, hingga sebagai destinasi wisata sektor kelautan dan perikanan.

Baca Juga: Segera Digelar, Ini Panelis dan Moderator Debat ke-3 Pilpres
Kepala Daerah Diimbau Tak ke Luar Negeri Sepanjang April

“Pasar ikan bisa jadi destinasi wisata, selain sebagai tempat menjual ikan, kita bangun pasar ikan yang higienis. Kita ubah paradigma pasar ikan yang identik dengan kotor dan bau menjadi tempat yang bersih dan nyaman. Jadi orang-orang bisa dengan nyaman menyaksikan aktivitas perikanan,” kata Susi.

PIM Muara Baru dibangun tiga lantai dilengkapi dengan fasilitas penunjang lainnya. Selain 896 unit lapak ikan segar, PIM Muara Baru juga dilengkapi dengan 155 unit kios maritim, 8 unit food court, 2 unit ice flake machine kapasitas 10 ton, area pemasaran retail, laboratorium, chilling room kapasitas 30 ton, area bongkar muat, pengepakan, depot es dan garam, serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Sebagai bentuk perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha, nantinya setiap pedagang di PIM Muara Baru akan dibekali kartu KUSUKA (Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan). Kartu ini digunakan untuk mendorong percepatan pelayanan, peningkatan kesejahteraan, dan menciptakan efektivitas dan efisiensi program pemerintah agar tepat sasaran bagi para pelaku usaha.
Saat ini akan diserahkan kartu KUSUKA kepada 231 pedagang ikan dari 397 pedagang PIM Muara Baru yang telah terdaftar oleh KKP.

PIM Muara Baru diharapkan dapat meningkatkan kondisi perekonomian masyarakat, produktivitas dan nilai tambah produk perikanan, serta mendorong peningkatan angka konsumsi ikan nasional. 

Berita Terkait

Pemkab Lumajang Targetkan Kunjungan 6,7 Juta Wisatawan Asing Pemkab Lumajang Targetkan Kunjungan 6,7 Juta Wisatawan Asing
Desa Nateh di Kalimantan Selatan Jadi Destinasi Wisatawan Desa Nateh di Kalimantan Selatan Jadi Destinasi Wisatawan
Skywalk Terpanjang di Dunia, Jadi Destinasi Wisata Baru di China Skywalk Terpanjang di Dunia, Jadi Destinasi Wisata Baru di China

#Pasar ikan #Pasar Modern #Muara Baru #wisata #Destinasi Wisata #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar