7 Poin Imbauan Watim MUI Pasca-pemungutan Suara Pemilu 2019

Prosesi pemilihan di KJRI Dubai (Foto: Panwaslu Luar Negeri wilayah Dubai dan Emirat Utara)

Arah - Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) menyampaikan tujuh poin imbauan kepada masyarakat, penyelenggara dan peserta Pemilu 2019, Jumat (19/4/2019). Imbauan ini menyikapi dinamika politik pasca pemungutan suara Pemilu Serentak 2019.

Pertama, mengajak seluruh keluarga besar bangsa, khususnya umat Islam, untuk bersyukur kepada Allah SWT karena pencoblosan surat suara telah berlangsung lancar dan terkendali, meski di sana-sini masih terdapat kekurangan dan kelemahan.

Kedua, mengajak seluruh keluarga besar bangsa untuk mengikuti dan mengawal tahapan Pemilu hingga KPU menetapkan presiden dan wakil presiden terpilih secara definitif berdasarkan konstitusi. Karena itu, meminta kepada semua pihak tidak mengganggu proses konstitusional tersebut melalui cara-cara langsung atau tidak langsung.

Ketiga, menyerukan kepada semua pihak, baik tim sukses, relawan, dan pendukung masing-masing pasangan capres dan cawapres menahan diri untuk tidak bertindak anarkis, dan main hakim sendiri, namun menyerahkan penyelesaian setiap sengketa melalui jalur hukum berdasarkan prinsip taat konstitusi.

Baca Juga: 9 Polisi Meninggal Saat Tugas Pemilu Serentak 2019
Kepala BNPB Ajak Mendikbud Kurangi Limbah Plastik

Keempat, mendesak penyelenggara Pemilu sesuai amanat konstitusi yaitu Pemilu diselenggarakan berdasarkan asaS Langsung, Bebas, Rahasia, serta Jujur dan Adil, untuk melaksanakan tahapan berikutnya dengan berpegang teguh kepada asas-asas tadi khususnya kejujuran dan keadilan. KPU, Bawaslu, DKPP, dan pihak keamanan beserta jajarannya untuk berlaku profesional, obyektif, transparan, dan imparsial/non partisan.

Kelima, secara khusus mendesak lembaga penegakan hukum dan keamanan (Mahkamah Konstitusi, TNI, dan Polri) untuk mengemban amanat dan tanggung jawab dengan tidak mengedepankan kepentingan kecuali kepada bangsa dan negara.

Keenam. menyerukan kepada umat Islam khususnya agar dapat menyatukan hati, pikiran, dan langkah untuk menegakkan persaudaraan keislaman (ukhuwah Islamiyah) dan persaudaraan kebangsaan (ukhuwah waihomyah) dalam koordinasi Majelis Ulama Indonesia.

Ketujuh, mengajak seluruh umat beragama, khususnya umat Islam, untuk senantiasa memanjatkan doa kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia aman dan sentosa, rukun dan damai, dan terhindar dari malapetaka perpecahan. 

Berita Terkait

MA Siapkan Hakim Tangani Sengketa Pemilu 2019 MA Siapkan Hakim Tangani Sengketa Pemilu 2019
Update Terbaru IKP 2019: Tingkat Kerawanan Tertinggi di Papua Update Terbaru IKP 2019: Tingkat Kerawanan Tertinggi di Papua
17 April 2019 Ditetapkan Sebagai Hari Libur Nasional 17 April 2019 Ditetapkan Sebagai Hari Libur Nasional

#MUI #pilpres 2019 #Pemilu 2019 #pemilu serentak 2019 #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar