Transisi Darurat di Palu Berakhir 23 April 2019.

Kepala BNPB Doni Monardo saat kunjungan kerja lapangan ke Kampung Nelayan, Desa Talise, Palu (19/4). (Dok.Basarnas)

Arah - Bencana alam adalah siklus alam yang akan selalu berulang. Masyarakat Palu harus terus mempersiapkan diri, dan meningkatkan pencegahan serta kesiapsiagaan.

"Bangun monumen di bibir Pantai Talise untuk mengenang bencana yang telah terjadi dan jumlah korban yang meninggal sehingga masyarakat dapat terus waspada agar siap untuk selamat" ujar Kepala BNPB Doni Monardo saat kunjungan kerja lapangan ke Kampung Nelayan, Desa Talise, Palu (19/4/2019).

?Dilansir bnpb.go.id, Kepala BNPB bersama ??Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola serta walikota dan bupati juga mengunjungi lokasi hunian tetap untuk relokasi warga terdampak tsunami.

Huntap dibangun dengan dua cara yakni di lokasi yang baru (relokasi) atau masyarakat yang tinggal di daerah yang sama asalkan tidak di daerah patahan, daerah pesisir pantai dan daerah likuifaksi.

Baca Juga: Pesan Sandiaga Uno untuk Terus Kawal C1 Pemilu
7 Poin Imbauan Watim MUI Pasca-pemungutan Suara Pemilu 2019

Sebanyak 4.502 rumah akan dibangun huntap relokasi di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Palu. Dua huntap lainnya akan dibangun di Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat dan Kelurahan Pombewe, Kabupaten Sigi.

Gubernur Sulawesi mengatakan masa transisi darurat di Palu akan selesai pada 23 April 2019. Selanjutnya akan masuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi serta perbaikan infrastruktur.

Berita Terkait

BNPB Gelar Bimtek Srikandi Siaga Bencana BNPB Gelar Bimtek Srikandi Siaga Bencana
Gempa Berkekuatan 6,7 SR Guncang Sukabumi Gempa Berkekuatan 6,7 SR Guncang Sukabumi
BNPB: Terhitung Ada 228 Rumah Rusak Parah Akibat Gempa Bumi BNPB: Terhitung Ada 228 Rumah Rusak Parah Akibat Gempa Bumi

#Palu #gempa #BNPB #Bencana Alam #Jakarta

Ingin informasi lebih, follow dan Like

Komentar